Categories: Market Update

XL Tawarkan Kupon Sukuk Ijarah Maksimal 11,15%

Jakarta–PT XL Axiata Tbk (EXCL) akan menerbitan Sukuk Ijarah terbesar di Indonesia melalui program Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah Korporasi sebesar Rp5 triliun. Nilai awal yang akan diterbitkan mencapai Rp1,5 triliun.

Direktur Keuangan XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin mengatakan, penerbitan Sukuk Ijarah ini merupakan bagian dari wujud tindakan proaktif XL dalam melaksanakan Balance Sheet Management untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan.

“Kami berharap penerbitan Sukuk Ijarah ini dapat menjadi katalis pertumbuhan pasar Sukuk di Indonesia serta dapat menarik lebih banyak issuer dan investor untuk berpartisipasi dalam platform syariah,” kata Adlan di acara due diligence meeting & public expose Penawaran ‎Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah I XL Axiata Tahap I Tahun 2015 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2015.

Sukuk Ijarah ini memiliki empat seri. Seri A memiliki jangka waktu 370 hari dengan kupon 8,25-9,15% per tahun. Seri B, jangka waktu 3 tahun dengan kupon 9,25-10,25% per tahun. Seri C jangka waktu 5 tahun dengan kupon 9,8-10,8% per tahun. Terakhir seri D yang jangka waktunya 7 tahun dengan kupon 10-11,15% per tahun.

“Penawaran ini turut mendukung program pemerintah dalam mengembangkan sektor keuangan syariah di Indonesia yang merupakan penerbit sukuk negara terbesar di dunia,” jelas dia.

Tenor dari Sukuk Ijarah, kata dia, mulai ditawarkan dari 370 hari kalender, tiga tahun, lima tahu‎n, dan tujuh tahun. Sukuk Ijarah ini memperoleh hasil pemeringkatan AAA (idn) dari Fitch Ratings Indonesia.

Dana yang diperoleh dari hasil aksi korporasi ini, dia menyebutkan, setelah dikurangi biaya emisi akan dipergunakan seluruhnya oleh perseroan untuk mendanai kebutuhan modal kerja dalam rangka menunjang kegiatan usaha perseroan.

Untuk merealisasikan langkah ini, XL sudah menunjuk PT CIMB Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, PT Maybank Kim Eng Securities sebagai penjamin pelaksana emisi sukuk ijarah.

“Masa penawaran awal (book building) sukuk ijarahh ini akan dilakukan pada 29 Oktober 2015 sampai 12 November 2015,” tutupnya. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

7 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

7 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

9 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

9 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

9 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

10 hours ago