RUPSLB XL; Ubah susunan manajemen. (Foto: Dwitya Putra)
Jakarta–PT XL Axiata Tbk (XL) melakukan perubahan susunan Direksi di dalam Manajemen dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), di Jakarta, Kamis, 10 Maret 2016.
Dalam rapat hari ini, Presiden Direktur XL, Dian Siswarini mengatakan, bahwa pemegang saham XL telah menyetujui pengangkatan Direktur baru, Yessie D. Yosetya sebagai Direktur Independen.
Yessie sendiri telah berkarir selama kurang lebih 11 tahun di XL. Sebelumnya Yessie telah menduduki jabatan sebagai Chief Service Management Offiver.
“Yessie memiliki semua persyaratan untuk menjabat sebagai seorang Direktur, selain juga dedikasi yang tinggi terhadap XL. Secara profesional, Yessie juga telah menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin yang mampu secara cakap membawa organisasi dalam menghadapi tantangan industri telekomunikasi dan digital yang tidak ringan,” tegas Dian.
Lebih lanjut Dian Siswarini menambahkan, bahwa rapat juga menyetujui untuk tidak menyisihkan cadangan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2015 dengan mengacu kepada rugi usaha dan Pasal 70 UU.40 Tahun 2007.
“Rapat pun menyetujui seluruh normalized net profit untuk dijadikan kaba ditahan karena tidak signifikannya nilai tersebut untuk dijadikan dividen per lembar saham dengan mengacu kepada kebijakan Dividen Perseroan dan besaran nilai laba tahun berjalan setelah penyesuaian (normalized net profit) yang telah dibukukan Perseroan,” jelasnya.
Berikut Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan pada penutupan RUPST pada tahun 2019, adalah sebagai berikut :
Presiden Komisaris : YBhg Tan Sri Dato’ insinyur Muhammad Radzi bin Haji Mansor
Komisaris : YBhg Dato’ Sri Jamaludin bin Ibrahim
Komisaris : Azran Osman-Rani
Komisaris : Chari TVT
Komisaris : M. Chatib Basri
Komisaris Independen : Peter J. Chambers
Komisaris Independen : Yasmin Stamboel Wirjawan
Direktur Utama : Dian Siswarini
Direktur : Willen Lucas Timmermans
Direktur : Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin
Direktur Independen : Yessie D. Yosetya.
(*) Dwitya Putra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More