Pencari kerja. andalkan pameran kerja. (Foto: DOk. Infobank)
Jakarta –Era digital mendorong pelaku bisnis untuk mampu beradaptasi dengan dinamika kemajuan teknologi. Kualitas sumber daya yang memiliki cara pandang serba digital akan menjadi tulang punggung.
Melihat hal itu PT XL Axiata Tbk meluncurkan Millenial Apprentiiceship Program guna menjaring lulusan perguruan tinggi yang memiliki potensi besar untuk berkarya di industri telekomunikasi dan digital.
“Generasi Millenials adalah generasi yang berada di era digital dan mampu beradaptasi dengan cepat. Mereka membutuhkan lingkungan yang tepat untuk mengembangkan kemampuan mereka dan tumbuh dengan cara berkontribusi sesuai dengan keahlian mereka,” ujar Chief of Corporate Affairs XL Axiata, Eka B. Danuwirana di Jakarta, Senin, 9 Mei 2016.
XL, lanjut dia, membutuhkan mereka dalam menghadapi tantangan ke depan. Melalui program ini pihaknya menawarkan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan karir bersama XL.
Ia menambahkan, melalui program Millenials ini, XL akan menjaring karyawan di masa mendatang. Lulusan program ini akan menjadi prioritas recruitment karyawan di XL.
“Jadi, program ini diselenggarakan oleh XL memang untuk menghadapi pertumbuhan era digital dengan merekrut talent yang berasal dari generasi digital juga,” tuturnya.
Program Millenials ini sendiri akan mulai buka pada Juli 2016. Program ini terbuka bagi anak-anak muda Indonesia yang telah lulus tingkat sarjana (S1). Namun, diprioritaskan untuk perguruan tinggi berakreditasi A atau universitas swasta berkualitas baik.
Program ini akan berlangsung selama satu tahun untuk setiap angkatan. XL akan menerima sedikitnya 50 orang untuk setiap angkatan, yang akan dibuka dua kali dalam setahun.
Untuk bisa direkrut sebagai karyawan, peserta program Millenials ini minimal harus sudah selama enam bulan mengikuti program ini. Selain itu, peserta juga harus mendapatkan referensi dari atasan tempat di mana dia ditempatkam, dan mendapatkan rapit kinerja yang bagus dari HCD (Human Capital Development) XL. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More