News Update

XL Axiata Hadirkan Asisten Virtual MAYA

Jakarta – Dinamisnya era digital mengharuskan perusahaan untuk terus melakukan inovasi teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Tidak sebatas produk, layanan pelanggan pun menjadi perhatian, khususnya buat PT XL Axiata Tbk (XL) yang telah memasuki usia ke-21 di industri telekomunikasi.

Dalam rangka peningkatan pelayanan ini, XL memperkenalkan Virtual Assistant bernama MAYA yang menjadi wajah baru di layanan XL Digital Care.

Mengambil momentum peringatan hari jadi XL yang ke-21 pada bulan Oktober 2017, MAYA akan secara resmi berinteraksi dengan pelanggan mulai 18 Oktober 2017 melalui berbagai channel Digital Care.

“Kami menyadari perlunya keleluasaan dan kenyamanan pelanggan dalam menyampaikan masukan dan keluhannya. Oleh karenanya, jalur konvensional dan digital terus kami tingkatkan untuk kenyamanan dan kepuasan pelanggan. Virtual Assistant MAYA merupakan implementasi dari upaya tersebut, yang kami harapkan dapat memberikan pengalaman positif kepada pelanggan dalam berkomunikasi dengan Customer Service XL Axiata menjadi lebih baik, cepat, mudah, dan menyenangkan,” kata Chief Marketing Officer XL Axiata, David Arcelus Oses, di Jakarta, Rabu, 18 Oktober 2017.

David menambahkan, nama MAYA merupakan singkatan dari “My XL Assistant”, yaitu Virtual Assistant pribadi pelanggan XL yang akan siap membantu masyarakat dan pelanggan untuk mendapatkan informasi dan solusi seputar produk XL. Pelanggan akan mendapatkan pelayanan dari MAYA melalui berbagai channel digital customer service XL.

MAYA akan menjadi satu-satunya wajah yang bertemu dengan pelanggan di channel XL Digital Care. Pelanggan kini dapat berinteraksi dengan MAYA melalui Twitter, email, live chat di xl.co.id, pilihan menu di Facebook,,LINE dan berbagai channel digital lain untuk mendapatkan informasi produk/layanan XL yang diinginkan. Secara operasional, MAYA akan mewakili tim customer service digital XL, yang sebelumnya dikenal sebagai Rangers. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

BPKH Pastikan Biaya Haji 2026 Aman Meski Rupiah Nyaris Rp17.000 per Dolar AS

Poin Penting Penguatan dolar AS tidak berdampak langsung pada biaya haji, karena BPKH telah mengamankan… Read More

31 mins ago

Aliran Modal Asing Rp5,96 Triliun Kabur dari RI di Pekan Ketiga Januari 2026

Poin Penting Capital outflow Rp5,96 triliun terjadi pada pekan ketiga Januari 2026 (19–22 Januari), dengan… Read More

52 mins ago

Imbal Hasil Investasi BPKH di Bank Muamalat Nyaris Sentuh Rp1 Triliun

Poin Penting Sejak mengakuisisi Bank Muamalat pada 2021, BPKH telah meraih imbal hasil investasi mendekati… Read More

1 hour ago

Cara BSI Dorong Pedagang Pasar Naik Kelas

Poin Penting BSI mempercepat transformasi digital di ekosistem pasar untuk mendekatkan layanan dan memperluas penetrasi… Read More

5 hours ago

BRI Insurance Perkuat Unit Syariah untuk Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Poin Penting BRI Insurance memperkuat sektor syariah sebagai kontribusi mendukung target pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi… Read More

15 hours ago

Kasus Kredit Macet Sritex: Ironis, Kriminalisasi Bankir Ketika Kerugian Negara Belum Bisa Dihitung

Oleh Tim Infobank KREDIT macet tidak bisa masuk ranah pidana. Bahkan, dalam kesimpulan seminar Infobank… Read More

22 hours ago