Keuangan

Wujudkan Komitmen Kepatuhan, BRI Life Terima ISO 37301:2021 dari British Standards Institution

Jakarta – PT Asuransi BRI Life (BRI Life) mempertegas komitmen terhadap proses bisnis berkelanjutan dan terpercaya. BRI Life menetapkan kebijakan dan tata kelola terstandarisasi, agar operasional bisnisnya sejalan dengan aturan yang berlaku.

Komitmen BRI Life tersebut pun diganjar sertikat ISO 37301:2021 Compliance Management Systems Certification Dari British Standards Institution.

Sertifikat itu diterima oleh Komisaris Utama BRi Life M. Syafri Rozi, didampingi oleh Direktur Kepatuhan dan LegaI BRI Life I Dewa Gede Agung, serta Kepala Divisi Kepatuhan Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Chris Hananto di Jakarta, 26 Juni 2024.

Dewa mengatakan, pencapaian ini tidak lepas dari komitmen seluruh insan BRI Life, atas kinerja yang dihasilkan terkait menagemen kepatuhan yang ditetapkan perusahaan, sehingga perseroan meraih Sertikasi Manajemen Kepatuhan ISO 37301:2021.
 
“Ada tiga hal yang saling terkait dan masing-masing bertanggung jawab menerapkan sistem manajemen kepatuhan yakni, Menagemen perusahaan, pimpinan departemen, semua pegawai dalam perusahaan. Melalui kordinasi yang terarah, dapat menciptakan budaya kepatuhan, meminimalisir risiko ketidakpatuhan dan tentunya memperkuat reputasi perusahaan,” jelas Dewa dalam keterangan resmi, Jumat, 28 Juni 2024.

Baca juga: BRI Insurance Bayar Klaim Asuransi Rp305,1 Juta untuk Kendaraan Dump Truck di Banjarmasin

Dewa menambahkan, dalam sebuah perusahaan, biasanya risk culture, compliance, goverment audit terkesan kaku, tetapi seluruh insan BRI Life dapat menginternalisasi budaya kepatuhan ini dengan memulai dari diri masing-masing, sesuai tema yang diharapkan perusahaan yakni Jaga Diri, Jaga Teman dan Jaga Perusahaan.
 
Sebelumnya, BRI Life telah menerima sertifikasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Managemen Anti Penyuapan dari Sucofindo International Certification Services dan Sertifikasi ISO 27001 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management System/ISMS). 
 
Sebagai gambaran, ISO 37301:2021 Compliance Management Systems adalah sistem manajemen kepatuhan yang menjadi standarisasi proses kebijakan dan prosedur yang diimplementasikan oleh perusahaan, untuk mematuhi hukum, regulasi, standar industi, dan kebijakan internal yang relevan.

Sistem ini merupakan pendekatan terstruktur untuk mengelola risiko regulasi dan hukum, serta memastikan bahwa organisasi beroperasi dalam batas-batas hukum.
 
Bagi BRI Life, ISO 37301:2021 menjadi penting, karena standar ini dirancang untuk membantu BRI Life, agar dapat mengatur kepatuhan terhadap hukum dan peraturan, manajemen risiko, praktik bisnis yang etis, pengakuan internasional, dan pengembangan berkelanjutan.

Baca juga: LPS Bakal Jamin Polis Asuransi di 2028, Sejauh Mana Persiapannya?

Selama ini, Dewa menegaskan BRI Life selalu menjaga komitmen dalam menjalankan proses bisnis perusahaan, dengan pendekatan managemen praktis, taktis, smart dan efisien. Ini diterapkan untuk memberikan berbagai kemudahan kepada nasabah dan masyarakat, di mana sosialisasi penerapannya sesuai aturan regulator dan Bank BRI selaku induk perusahaan.

Sertifikasi manajemen kepatuhan itu juga diharapkan menjadi semangat bagi insan BRI Life untuk senantiasa menjalankan tata kelola perusahaan yang efisien dan berintegritas. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

15 mins ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

6 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

6 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

6 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

6 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

6 hours ago