Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) kembali menegaskan kiprahnya dalam pembangunan infrastruktur perairan dengan menyuplai kebutuhan beton readymix untuk Proyek Bendungan Bener Paket II di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto menjelaskan, perusahaan meraih nilai kontrak Rp30,57 miliar dari Waskita-Jatiwangi KSO selaku kontraktor utama dalam proyek ini.
Dalam proyek ini, WSBP menyuplai 34.566 m3 beton readymix yang diproduksi dan dikirim menggunakan truck mixer dari Batching Plant Bendungan Bener dengan kapasitas produksi mencapai 300 m3 per hari.
“Saat ini progres suplai telah mencapai 30,34 persen. Proses suplai akan terus berlanjut dan kami berkomitmen menjaga kualitas produk serta ketepatan waktu agar kebutuhan proyek terpenuhi dengan optimal,” ujar Fandy dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, 4 September 2025.
Baca juga: WSBP Raup Pendapatan Rp732,65 Miliar di Semester I 2025, Ini Penopangnya
Nantinya, beton readymix WSBP digunakan untuk berbagai elemen konstruksi yang cukup krusial, di antaranya dinding segment spillway, dental peluncur, rigid pavement, dan lean concrete, elemen tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kekuatan dan ketahanan struktur bendungan.
Untuk menunjang kebutuhan tersebut, WSBP memasok mutu beton K225, K175, K300, dan K125 yang telah disesuaikan dengan spesifikasi teknis, sehingga mampu menjamin kualitas serta keandalan konstruksi di lapangan.
Adapun, Bendungan Bener direncanakan menjadi bendungan tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 169 meter dan kapasitas tampung air sekitar 90,93 juta m3. Fungsinya mencakup pengairan pertanian di Purworejo, Kulon Progo, dan Kebumen, penyediaan air baku, pengendali banjir, serta pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
“Keberadaan Bendungan Bener sangat penting untuk meningkatkan ketahanan air, mendukung sektor pertanian, sekaligus memperkuat pasokan energi bersih,” imbuhnya.
Baca juga: WSBP Catatkan Pendapatan Usaha Rp394,71 Miliar di Triwulan I 2025
“Oleh karenanya, WSBP terus berkomitmen untuk terus menghadirkan produk berkualitas dan mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Fandy. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More