News Update

Wow, Penghasilan CR7 dan Messi Lampaui Pendapatan 49 Bank

Jakarta–Sepakbola adalah olahraga terpopuler sejagat. Para pelakonnya, yang disebut pesepakbola merupakan idola kaum tua dan muda di seluruh penjuru bumi, mulai dari level lokal, nasional bahkan internasional. Tak heran sosok mereka mendapat sorotan bak selebritis dunia. Lalu siapa pesepakbola terkaya saat ini?

Berdasarkan sumber Forbes, yang dikutip goal.com, berikut daftar 10 pemain sepakbola terkaya di seantero dunia dilihat dari penghasilan total sepanjang 2015:

1. Cristiano Ronaldo (Portugal), Real Madrid – US$82 juta
2. Lionel Messi (Spanyol), Barcelona – US$77 juta
3. Zlatan Ibrahimovic (Swedia), Paris Saint Germain – US$37 juta
4. Neymar (Brasil), Barcelona – US$34 juta
5. Gareth Bale (Wales), Real Madrid – US$34 juta
6. Wayne Rooney (Inggris), Manchester United – US$26 juta
7. Sergio Aguero (Argentina), Manchester City – US$24 juta
8. Luis Suarez (Uruguay), Barcelona – US$23 juta
9. Eden Hazard (Belgia), Chelsea – US$22 juta
10. Cesc Fabregas (Spanyol), Chelsea – US$21 juta

Nilai pendapatan sepanjang tahun 2015 para pesepakbola tersebut didapat dari gaji yang dibayarkan kelab tempat mereka bermain, ditambah dengan bonus-bonus dan pendapatan dari iklan. Sebut saja Ronaldo yang membintangi iklan shampo Clear, sementara Messi asik ngemil keripik Lays. Kedua pesepakbola terkaya sejagat itu juga tercatat sebagai bintang iklan produsen perlengkapan olahraga, CR7 mempromosikan Nike, La Pulga (julukan Messi) Adidas.

Bila dirupiahkan, dengan kurs Rp13.000/US$, pendapatan Cristiano Ronaldo mencapai Rp1,066 triliun dan Lionel Messi sebesar Rp1,001 triliun, keduanya mampu mengangkangi pendapatan total hampir separuh bank di tanah air. Biro Riset Infobank mencatat ada 49 bank dengan pendapatan total di bawah Rp1 triliun pada tahun lalu. Pendapatan kedua pesepakbola itu mengalahkan hampir seluruh Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 1, tercatat cuma 3 bank dalam kelompok ini yang pendapatannya lebih besar. Sementara di antara BUKU 2, ada 12 bank yang pendapatan totalnya di bawah penghasilan CR7 dan Leo. Sedangkan di antara 10 kantor cabang bank asing yang beroperasi di Indonesia, tiga di antara tak mampu menghasilkan pendapatan total melampaui Ronaldo dan Messi.

Berikut daftar bank-bank di BUKU 2 yang pendapatan totalnya di bawah Rp1 triliun pada tahun lalu:

  • BNP Paribas Indonesia Rp563,57 miliar
  • Bank Mayora Rp489,53 miliar
  • Bank Index Selindo Rp788,35 miliar
  • BRI Agroniaga Rp857,04 miliar
  • Bank BPD DIY Rp914,06 miliar
  • Bank Metro Express Rp103,06 miliar
  • Bank Mas Rp422,52 miliar
  • Bank SBI Indonesia Rp289,89 miliar
  • Bank Bumi Arta Rp687,73 miliar
  • PaninBank Syariah Rp734,23 miliar
  • Bank National Nobu Rp510,17 miliar
  • Bank Jasa Jakarta Rp518,76 miliar

Kantor cabang bank asing:

  • The Royal Bank of Scotland Rp746,12 miliar
  • Bank of America Rp192,02 miliar
  • Bank of China Rp802,68 miliar (*)

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

12 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

12 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

12 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

12 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

16 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

19 hours ago