Bankir Senior, Krisna Wijaya
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI)
DALAM setiap bahasan terkait dengan inovasi informasi dan teknologi (information technology/ IT), selalu diceritakan semacam perjalanan era industri yang dimulai dengan Industri 1.0 sampai dengan Industri 4.0. Era industrialisasi diawali ketika ditemukan ketel uap oleh Thomas Safari pada 1650. Kehadiran ketel uap memberikan manfaat untuk menggerakkan turbin, pemanasan, sanitasi, pengeringan, dan dalam proses industri lainnya. Tentu lebih banyak manfaatnya jika dibandingkan dengan tanpa menggunakan ketel uap.
Era Industri 2.0 dilatarbelakangi temuan listrik oleh Michael Faraday pada 1934, lalu disusul dengan kehadiran komputer oleh Jack Kilby pada 1946, yang kemudian dikenal sebagai awal Industri 3.0. Kehadiran komputer tentunya banyak memberikan manfaat, antara lain automasi dan elektronisasi seluruh proses pro duksi untuk meningkatkan akurasi dan kualitas. Komputer juga mampu mempercepat proses, komunikasi, sehingga pekerjaan makin efektif dan cepat.
Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More
Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More
Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan batas defisit APBN 3 persen dari PDB tetap dipertahankan.… Read More
Poin Penting Pertamina mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying BBM karena dapat mengganggu distribusi energi.… Read More
Poin Penting Hutama Karya memberikan diskon tarif tol 30 persen di sejumlah ruas Jalan Tol… Read More