Kunjungan Wisman ke RI Capai 1,32 Juta Orang di Juni 2018
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada November 2024 mencapai 1,92 juta kunjungan. Jumlah ini menurun 8,53 persen secara bulanan (mtm), namun naik 17,27 persen secara tahunan (yoy).
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini menyebutkan jumlah kunjungan wisman pada Oktober 2024 yang melalui pintu masuk utama sebanyak 940,57 ribu kunjungan dan pintu masuk perbatasan sebanyak 151,49 ribu kunjungan.
Secara kumulatif, pada periode Januari-November 2024 total kunjungan wisman mencapai 12,65 juta kunjungan atau meningkat 20,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023.
Baca juga: Komitmen Kuat BSI Dorong Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Sirkular
Baca juga: Wisata Luar Negeri jadi Tren, UOB Tawarkan Pengalaman Premium Lewat PRIVIMiles
“Capaian kunjungan wisman Januari hingga November 2024 ini merupakan capaian tertinggi dalam 5 tahun terakhir,” kata Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 2 Januari 2025.
Sementara itu, BPS juga merinci kunjungan wisman menurut kebangsaan. Jumlah kunjungan wisman pada November 2024 terbanyak berasal dari Malaysia sebanyak 174,3 ribu. Angka ini menurun 10,22 persen mtm, namun meningkat secara tahunan 22,94 persen yoy.
Kemudian, wisman Australia sebanyak 129,5 ribu kunjungan atau tutun 13,94 persen dan Singapura sebanyak 120,4 ribu, naik 13,30 persen.
“Wisman berkebangsaan Malaysia paling banyak masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta demikian juga dengan wisman kebangsaan Tiongkok, sementara wisman berkebangsaann Australia paling banyak masuk melalui Bandara Ngurah Rai,” paparnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More