News Update

Wisman ke RI Tembus 1,48 Juta di Juli 2025, Didominasi Turis Malaysia

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Juli 2025 mencapai 1,48 juta kunjungan. Jumlah ini meningkat 7,83 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, menyebutkan bahwa jumlah kunjungan wisman pada Juli 2025 yang melalui pintu masuk utama mencapai 1,30 juta kunjungan, sementara melalui pintu masuk perbatasan sebanyak 177.614 kunjungan.

“Dengan demikian secara total jumlah kunjungan wisman ada sebanyak 1,48 juta atau naik 4,62 persen secara bulanan (mtm) dan naik 13,01 persen secara tahunan (yoy),” kata Pudji dalam Rilis BPS, dikutip, Selasa, 2 September 2025.

Baca juga: KEK Industropolis Batang Siap Jadi “Shenzhen” Indonesia, Kembangkan Pariwisata Olahraga

Sementara, secara kumulatif atau periode Januari hingga Juli 2025 total kunjungan wisman mencapai 8,53 juta kunjungan, meningkat 10,04 persen yoy.

“Bila dilihat berdasarkan pintu masuk utama, kunjungan wisman yang paling banyak masuk melalui Bandara Ngurah Rai yang didominasi oleh wisman berkebangsaan Australia, dan peningkatan jumlah tersebut dipicu oleh adanya Australian School Holiday,” imbuhnya.

Baca juga: Menpar Laporkan Kenaikan Kunjungan Wisman Selama Periode 100 Hari Kerja

Berdasarkan kebangsaan, selama Juli 2025 kunjungan wisman didominasi oleh wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 212,1 ribu kunjungan atau 14,32 persen dari total wisman. Disusul oleh Australia sebanyak 173,2 ribu kunjungan atau 11,69 persen, dan Tiongkok sebanyak 144,5 ribu kunjungan atau 9,76 persen.

“Jika dibandingkan Juni 2025 terjadi peningkatan kunjunagn wisman dari Tiongkok dan Australia, sementara kunjungan wisman dari Malaysia mengalami penurunan. Namun, kunjungan dari ketiga negara ini dibandingkan Juli 2024 mengalami peningkatan,” jelasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Investor Asing Inflow Rp905,27 Miliar, 5 Saham Ini Terbanyak Diborong

Poin Penting Investor asing mencatat net buy Rp905,27 miliar pada perdagangan 12 Maret 2026. Saham… Read More

24 mins ago

LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Asuransi, Target Berlaku 2027

Poin Penting LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis (PPP) pada 2027, dengan implementasi penuh direncanakan… Read More

49 mins ago

Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Dibuka di Level Rp16.923 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah dibuka turun 0,18 persen ke Rp16.923 per dolar AS. Lonjakan harga minyak… Read More

2 hours ago

Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini (13/3) Anjlok, per Gram jadi Segini

Poin Penting Emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak mengalami penurunan pada 13 Maret 2026. Harga… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Turun 0,26 Persen ke Posisi 7.343, Pasar Dibayangi Konflik AS-Iran

Poin Penting IHSG turun 0,26 persen ke level 7.343 pada awal perdagangan Jumat. Sebanyak 262… Read More

3 hours ago

Neraka APBN: Menjerat Diri dengan Utang Demi Proyek MBG

Oleh Eko B Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group PERANG Iran vs Israel-Amerika Serikat (AS)… Read More

3 hours ago