Perbankan

Wise Platform, Transfer Uang ke Luar Negeri Hanya 20 Detik

Jakarta – Platform financial technology (fintech) Wise bekerja sama dengan Bank Mandiri dalam mengirim dan mengelola uang di seluruh dunia. Dalam versi teranyarnya, Wise telah terintegrasi ke dalam aplikasi Livin’ by Mandiri.

Sejak diluncurkan pertama kali tahun 2011, Wise terus mengembangkan Wise Platform, penawaran infrastruktur transaksi pembayaran untuk bank dan non-bank.

“Hingga saat ini, telah ada lebih dari 60 bank dan perusahaan besar di seluruh dunia yang telah mengintegrasikan Wise Platform ke dalam infrastruktur,” kata Country Manager Wise Indonesia Elian Ciptono, di Jakarta, 1 Maret 2023.

Ia mengatakan, kolaborasi dengan bank pelat merah itu bukan tanpa alasan. Bank Mandiri sendiri menggunakan Application Programming Interface (API) pembayaran dari Wise Platform, sebagai infrastruktur white-labelled untuk melakukan transfer uang ke luar negeri.

Selain itu, kata dia, Bank Mandiri juga menyediakan layanan transfer uang ke luar negeri dengan harga yang terjangkau dari 10 mata uang yaitu IDR, USD, EUR, SGD, AUD, GBP, JPY, CNY, HKD, dan CHF ke 5 mata uang yakni USD, SGD, GBP, EUR, dan AUD.

“52% transfer yang dikirim melalui Wise secara instan hanya membutuhkan kurang dari 20 deti sehingga memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi nasabah Bank Mandiri,” ujarnya.

VP Micro Segment & Remmitence Solution Bank Mandiri Rolland Setiawan juga turut memperkenalkan fitur terbaru yakni Transfer Valas di Super App Livin’ by Mandiri.

Nasabah pun tidak perlu repot mengantri di kantor cabang Bank Mandiri karena bisa menikmati fitur transfer uang ke luar negeri yang aman, cepat dan murah di aplikasi Livin’ by Mandiri.’

“Kami sangat antusis untuk para pengguna kami dengan mencoba fitur terbaru yang akan memberikan kendali, menghemat waktu dan biaya transfer uang ke luar negeri,” pungkasnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

3 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

8 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

8 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

8 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

9 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

9 hours ago