Jakarta – PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. (WIKA) menggelar Forum Engineering (Foreng 10) dengan bertajuk “Future Solution for Lifecycle Construction”. Pada penyelenggaraan yang memasuki tahun ke-10, WIKA mengangkat “Building Information Modelling (BIM)” sebagai tema besar utamanya.
Dengan adanya pagelaran Forum Engineering yang mengangkat tema besar “Building Information Modelling” ini diharapkan dapat mengoptimalkan produktivitas Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga dalam ke depannya WIKA siap berdaya saing dalam kompetisi global khususnya dalam dunia konstruksi.
Forum Engineering adalah agenda forum yang diselenggarakan secara rutin oleh WIKA setiap tahun, untuk menyampaikan, mengelaborasikan, dan mengkaji implementasi teknologi terbaru dalam dunia konstruksi pada proyek infrastruktur dalam kaitannya dengan knowledge management ilmu keteknikan.
Ketua Pelaksana Foreng 10-BIM, Hendrico mengatakan, bahwa dengan BIM, subjek yang terlibat dalam suatu proyek dapat bekerja secara kolaboratif dan, mengoptimalkan produktivitas SDM sehingga kegiatan proyek berjalan cepat, tepat, akurat, efektif dan efisien selama proses umur siklus bangunan (building lifecycle).
“Selain itu, BIM juga dapat membuat efisiensi yang sangat signifikan dari sisi kalkulasi biaya dan waktu pelaksanaan proyek, karena data
desain (pra-konstruksi) menjadi sangat detail dan akurat dibandingkan cara hitung konvensional,” ujar Hendrico dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 12 November 2019.
Hadir pada pembukaan event BIM terbesar ini, antara lain, Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ismunandar, serta Kepala bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasana Perhubungan 1B Kementerian BUMN Fathurohman.
Selain itu, tampil pula 20 pembicara internasional, civitas-civitas akademika dari 50 perguruan tinggi terbaik di tanah air, termasuk Board of Management global platform & software provider (Bentley, Google, Microsoft, Autodesk, Trimble, Allplan, Glodon TTW dan lain-lain) serta Manajemen BUMN (Semen Indonesia, BNI, Mandiri, BTPN).
Agenda hari pertama Forum Engineering ke-sepuluh ini diisi dengan 6 diskusi panel yang mengakomodir beberapa tema, antara lain, WIKA’s BIM implementation, Project Lifecycle Going Digital, Technology System, BIM for Bridges, Vertical & Horizontal Construction, Collaboration in AEC Industry, hingga transactional banking. Sementara pada hari kedua, agenda workshop tentang A-Z BIM, mendominasi.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono pun mengapresiasi WIKA atas diselenggarakannya seminar internasional, workshop, dan BIM Award. Selain itu, Menteri Basuki juga menyampaikan pentingnya sinergi tiga pilar yaitu, sektor pemerintah, industri dan pendidikan dalam kaitannya dengan percepatan transformasi digital di Indonesia.
“Pada beberapa tahun terakhir, pemerintah mendorong infrastruktur secara masif. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah breakthrough yang mampu mengintegrasikan seluruh sumber daya, pemerintah, industri, perguruan tinggi dengan cara yang jauh lebih akurat, lebih cepat, dan lebih mudah. BIM inilah yang kemudian menjadi tools untuk menjembatani goals itu,” terang Basuki.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama WIKA Tumiyana juga mengatakan, bahwa sebagai sebuah seperangkat teknologi, BIM mampu menjembatani konsep perencanaan, perhitungan analisis disain, pemodelan dalam bentuk 3 dimensi, proses anggaran dan biaya, schedulling proyek, sampai pelaksanaan pembangunan di lapangan.
“Dalam dua tahun terakhir, BIM WIKA berhasil mendapat pengakuan dari dunia internasional atas segala effort, kinerja dan performa BIM yang luar biasa. Kami berhasil menjadi implementator BIM terbaik di dunia untuk kategori, going Digital advancements in Bridges & Environmental Engineering,” terang Tumiyana. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More