News Update

WIKA Bukukan Kontrak Rp20,86 triliun Hingga Juli 2017

Jakarta – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatatkan kontrak sebesar Rp20,86 triliun hingga Juli 2017, atau 48 persen dari target kontrak baru perseroan di sepanjang 2017.

Pencapaian itu mengalami kenaikan 74 persen bila dibanding periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Perbowo mengaku, kontrak itu datang dari sektor infrastruktur dan gedung dengan raihan sebe‎sar Rp12,9 triliun, disusul sektor energi dan industrial plant Rp4,9 triliun.

“Kemudian dari sektor industri menyumbang Rp2,4 triliun, dan sektor properti sebesar Rp690 miliar,” kata Bintang, di Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

Dari komposisi kepemilikan proyek, ‎menurut Bintang, mayoritas sumber raihan kontrak baru berasal dari swasta dengan porsi 61,05 persen, sebesar 27,46 persen kontrak baru berasal dari sesama BUMN dan sisanya 11,49 persen merupakan kontrak yang berasal dari pemerintah.

“Kami yakin bahwa tren kenaikan yang terjadi masih akan berlanjut hingga akhir 2017. Performa WIKA selama kuartal II-2017 menunjukkan bahwa kami sudah on track dan berpotensi untuk terus tumbuh. Kami bersyukur bahwa WIKA telah dipercaya untuk menangani berbagai proyek strategis pemerintah, sehingga ruang WIKA untuk berkembang masih sangat luas,” ujar dia.

Pada akhir pekan lalu, WIKA sendiri secara resmi memberangkatkan duta bangsa, pekerja konstruksi terdidik tahap pertama pada proyek Bateen Al Samar Residential Complex Dubai, Uni Emierat Arab di Auditorium WIKA Tower II.

Pemberangkatan tenaga kerja terdidik itu merupakan tahap pertama dari total 800 pekerja yang sedianya akan diberangkatkan hingga akhir Agustus ini. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Respons BRI soal Perpanjangan Dana SAL Pemerintah di Himbara

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun di Himbara, disambut positif BRI. Dana… Read More

7 mins ago

Bank Muamalat luncurkan Tabungan Rindu Haji

Bank Muamalat kembali menghadirkan Program Rindu Haji sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk… Read More

44 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,81 Persen, 450 Saham Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I ditutup di 8.255,18, turun 0,81% dari pembukaan; 450 saham terkoreksi.… Read More

50 mins ago

BRI Pasang Target Pertumbuhan Kredit 7-9 Persen Tahun Ini

Poin Penting Target kredit 2026 sebesar 7–9 persen, lebih rendah dari realisasi 2025 yang tumbuh… Read More

1 hour ago

DBS Foundation dan UNICEF Siapkan Program Kesejahteraan Anak NTT Senilai USD2,7 Juta

Poin Penting DBS Foundation bekerja sama dengan UNICEF menyiapkan program senilai USD 2,7 juta untuk… Read More

1 hour ago

BEI Umumkan Evaluasi Indeks ECONOMIC30, Ini Hasilnya

Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More

2 hours ago