News Update

WIKA Bagi Dividen Rp125,01 miliar

Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyepakati pembagian dividen untuk kinerja buku tahun 2015 sebesar Rp125,01 miliar.

Direktur Utama WIKA, Bintang Perbowo mengatakan, jumlah tersebut setara 20% dari laba bersih perseroan di tahun 2015 sebesar Rp625,04 miliar.

“Adapun nilai dividen yang dibagikan sekitar Rp20,634 per saham,” kata Bintang, di Jakarta, Kamis, 28 April 2016.

Bintang melanjutkan, pembagian dividen rencananya akan dilaksanakan sesuai dengan perundang-undangan yang ada di pasar modal Indonesia. Dimana, dividen akan dibagikan paling lambat 30 hari setelah RUPST digelar.

Selain dividen, WIKA juga menganggarkan sebesar 1% dari laba bersih atau Rp6,25 miliar untuk program bina lingkunga. Sisanya akan dialokasikan sebagai laba ditahan untuk mendorong ekspansi perseroan kedepannya.

Sekedar informasi, sepanjang tahun 2015 WIKA membukukan laba bersih sebesar Rp625,04 milar atau meningkat sebesar 2,77% dibandingkan dengan laba bersih di tahun 2014 yang sebesar Rp608,15 miliar.

Meningkatnya laba bersih perseroan juga didorong oleh tumbuhnya total pendapatan sebesar naik 9,3% di tahun 2015 menjadi Rp13,62 triliun dari Rp12,46 triliun di tahun 2014. (*) Dwitya Putra

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

13 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

13 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

13 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

13 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

14 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

15 hours ago