Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST ) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyepakati pembagian dividen tahun buku 2016 sebesar Rp303,55 miliar atau sebesar 30 persen dari laba bersih 2016 sebesar Rp1,01 triliun.
Direktur Keuangan WIKA, Antonius NS Kosasih mengatakan, jumlah tersebut secara dengan Rp33,86 per lembar saham.
“Dividen tersebut merupakan dividen terbesar yang pernah dibagikan WIKA terkait dengan pencapaian laba tertinggi sepanjang sejarah,” kata Antonius di Jakarta, Jumat, 17 Maret 2017.
Selain soal dividen, RUPST WIKA juga memutuskan untuk mengganti komposisi jajaran komisaris dan direksi Perseroan.
Untuk jajaran direksi diputuskan untuk mengangkat Chandra Dwiputra sebagai Direktur Operasi I dan Novel Arsyad sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem. Sedangkan Untuk jajaran komisaris diputuskan untuk mengangkat Imam Santoso sebagai Komisaris Utama menggantikan Mudjiadi. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More