Ekonomi dan Bisnis

Wijaya Karya Beton Bentuk Usaha Patungan Rp200 Miliar

Jakarta–PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menyatakan komitemen untuk selalu mengembangkan usahanya. Salah satu yang dilakukan perseroan yakni bekerja sama dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung dengan bentuk usaha patungan yakni PT Wijaya Karya Pracetak Gedung.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Beton, Puji Haryadi mengungkapkan, nantinya PT Wijaya Karya Pracetak Gedung akan bergerak di bidang industri beton pracetak gedung dan perumahan berikut pemasangannya.

“Kami mendirikan usaha patungan dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung untuk membentuk PT Wijaya Karya Pracetak Gedung,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, 23 Desember 2016.

Puji menjelaskan, modal dasar dari bentuk usaha patungan ini sebesar Rp200 miliar, dengan modal dasar ditempatkan sebesar Rp 50 miliar.

“Dari modal tersebut, perseroan menyetor modal penyertaan sebesar 49 persen atau sebesar Rp24,5 miliar,” jelasnya. (*)

(Baca juga: Wijaya Karya Beton Dilabeli Peringkat idA+)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

2 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

8 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

8 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

8 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

8 hours ago