PT Teladan Prima Agro Tbk resmi mencatatkan sahamnya di papan utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 12 April 2022. (Foto: Dok. Teladan Prima Agro)
Jakarta – Harga saham salah satu emiten sawit yakni PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) mengalami peningkatan 16,94 persen pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Selasa, 15 Oktober 2024, ke level Rp580 per saham.
Sebelum ditutup ke level tersebut, harga saham TLDN sempat menyentuh level tertingginya pada posisi Rp620 per saham, dari harga penutupan sebelumnya sebesar Rp496 per saham.
Hingga tengah hari perdagangan ini, saham TLDN telah mencapai volume perdagangan sebanyak 4,58 juta saham, dengan frekuensi perdagangan 1.232 kali, dan nilai transaksi menyentuh Rp2,73 miliar.
Baca juga: Ini Dia Sosok Widiyanti Putri Wardhana, Komisaris TLND yang Jadi Calon Menteri Prabowo
Diketahui pemicu meningkatnya saham TLDN dikarenakan salah satu komisaris Perseroan, yakni Widiyanti Putri Wardhana dipanggil oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Senin, 14 Oktober 2024.
Pemanggilan Widiyanti Putri Wardhana oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto itu untuk menjadi salah satu calon menteri.
Adapun Komisaris TLDN tersebut telah menjabat sebagai komisaris sejak tahun 2021.
Tidak hanya itu, Widiyanti menjabat sebagai komisaris di beberapa entitas anak TLDN dan menempati sejumlah posisi strategis lainnya, yakni direktur PT Teladan Resources, PT Teladan Properties, dan PT Teladan Pusaka sejak tahun 2008. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More