News Update

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting

  • KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan berisiko merusak sarana.
  • Tindakan tersebut mengganggu sistem pintu otomatis dan menyebabkan keterlambatan keberangkatan sekitar 2 menit.
  • KCIC mengimbau penumpang lebih disiplin, memeriksa barang bawaan, dan memanfaatkan layanan Lost and Found jika ada barang tertinggal.

Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Padalarang pada Selasa, 7 April 2026. Insiden ini dinilai tidak hanya mengganggu operasional, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada perjalanan rute Padalarang-Halim, ketika seorang penumpang menahan pintu yang sedang menutup karena barang miliknya tertinggal di peron.

Eva mengatakan, tindakan tersebut mengganggu sensor pada sistem pintu otomatis, sehingga proses penutupan tidak berjalan normal. Akibatnya, jadwal keberangkatan mengalami keterlambatan.

Kereta yang seharusnya berangkat pukul 07.23 WIB baru dapat melanjutkan perjalanan pada pukul 07.25 WIB. Eva menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan.

“Kami mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu kereta, karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga sangat berpotensi merusak sarana serta berdampak merugikan ratusan penumpang lain akibat keterlambatan keberangkatan,” ujar Eva, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 10 April 2026.

Baca juga: KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Eva menjelaskan, setiap rangkaian Whoosh dilengkapi sistem pintu otomatis yang menjadi bagian penting dari standar keselamatan. Menahan pintu secara paksa dapat mengganggu mekanisme tersebut dan berpotensi menyebabkan kerusakan jangka panjang

Untuk mencegah kejadian serupa, lanjut Eva, petugas telah disiagakan di peron dan di dalam kereta guna memastikan seluruh penumpang naik dengan aman sebelum pintu ditutup.

Penumpang Diminta Lebih Disiplin

KCIC mengimbau penumpang agar selalu memeriksa barang bawaan sebelum naik kereta, karena seluruh barang menjadi tanggung jawab pribadi.

Jika terdapat barang tertinggal, penumpang dapat berkoordinasi dengan petugas melalui layanan Lost and Found untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Jadwal Kereta Cepat Whoosh Berubah Mulai 19 Februari, Ini Penyebab dan Waktu Terbarunya

Adapun terhadap penumpang yang terlibat, Eva menyebut, telah diberikan teguran.

“KCIC berharap seluruh penumpang dapat mengikuti aturan dan arahan petugas serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri, mengganggu operasional, maupun merusak sarana Whoosh.” tutupnya. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

1 hour ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

1 hour ago

Kinerja 2025 Ciamik, Saham BBCA Diproyeksi Kembali Menguat

Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More

1 hour ago

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 7.458

Poin Penting IHSG menguat signifikan 2,07 persen ke level 7.458,49, didorong dominasi saham naik (485… Read More

2 hours ago

Kredit Bermasalah Pindar Naik di Awal 2026, OJK Ungkap Penyebabnya

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More

2 hours ago

BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,10 Triliun, 91 Persen dari Laba 2025

Poin Penting BBRI membagikan dividen Rp52,10 triliun dari laba bersih 2025 sebesar Rp56,65 triliun, dengan… Read More

2 hours ago