Jakarta – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan perolehan laba bersih 2019 sebesar Rp533 miliar atau bertumbuh 19,92 persen dari realisasi di 2018.
Menurut Direktur Keuangan WEGE, Syailendra Ogan, mengatan hal itu didukung oleh target penjualan (tidak termasuk kerjasama operasi/KSO) 2019 sebesar Rp7,08 triliun atau bertumbuh 21,6 persen dari realisasi di 2018 yang senilai Rp5,82 triliun.
“Target order book (kontrak dihadapi) sebesar Rp22,78 triliun atau meningkat 37,4 persen dari realisasi 2018 yang sebesar Rp16,42,” kata Syailendra di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa, 17 September 2019.
Dia menyebutkan, total kontrak dihadapi ini terdiri dari target kontrak baru 2019 sebesar Rp11,98 triliun dan carry over 2018 senilai Rp10,8 triliun. Pada pekan pertama September 2019, WEGE mencatatkan kontrak baru senilai Rp5,2 triliun atau sebesar 43 persen dari target kontrak baru di 2019 yang mencapai Rp11,98 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019 (unaudited), WEGE meraih laba bersih sebesar Rp182,38 miliar atau meningkat 1,41 persen (year-on-year). Peningkatan laba bersih tersebut ditopang oleh pendapatan (tidak termasuk prpyek KSO) di Semester I-2019 sebesar Rp2,15 triliun. (*)
Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More