Market Update

WEGE Bangun Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya, Segini Nilainya

Poin Penting

  • WEGE–JKS KSO dipercaya PAM Jaya mengerjakan proyek konstruksi terintegrasi rancang bangun Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya dengan nilai kontrak Rp253 miliar
  • Proyek 12 lantai ini mengusung skema design and build terpadu, dilengkapi pusat komando layanan, ruang kerja kolaboratif, serta pusat edukasi air pertama di Indonesia
  • Pekerjaan berdurasi total 640 hari kalender, dengan target konstruksi dipercepat 590 hari dan masa pemeliharaan 365 hari, serta menerapkan Building Information Modeling (BIM)

Jakarta – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) melalui kerja sama operasi dengan PT Jaya Kirana Sakti (WEGE–JKS KSO) dipercaya oleh PAM Jaya untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang bangun gedung sentra pelayanan PAM Jaya. 

Proyek ini merupakan bagian dari upaya strategis PAM Jaya dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas layanan air minum kepada masyarakat Jakarta melalui penyediaan fasilitas pelayanan terpadu yang modern dan berkelanjutan.

Proyek Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya yang berlokasi di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp253 miliar. 

Baca juga: Wijaya Karya (WIKA) Raih Kontrak Baru Rp17,43 Triliun Sepanjang 2025

Proyek ini mengusung skema design and build terintegrasi yang mencakup pekerjaan arsitektur, struktur, interior, mechanical-electrical-plumbing (MEP), lanskap, geoteknik, pekerjaan jalan dan tapak, hingga instalasi fiber optik.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin menjelaskan gedung baru setinggi 12 lantai ini akan dilengkapi pusat komando layanan, ruang kerja kolaboratif, serta pusat edukasi air yang diklaim pertama di Indonesia. 

Selain berfungsi sebagai kantor pusat, fasilitas ini juga dirancang sebagai sarana edukasi publik terkait pengelolaan air permukaan. 

“Pusat edukasi air ini penting agar masyarakat memahami proses dan nilai air,” ucap Arief dalam keterangan resmi dikutip, 9 Januari 2026.

Baca juga: Bangun Sekolah Rakyat di Aceh, Waskita Karya (WSKT) Kantongi Kontrak Rp757 Miliar

Adapun, proyek tersebut memiliki total durasi 640 hari kalender, dengan target penyelesaian pekerjaan konstruksi selama 590 hari kalender melalui skema percepatan, serta masa pemeliharaan selama 365 hari kalender. 

Dalam pelaksanaannya, WEGE–JKS KSO menerapkan Building Information Modeling (BIM) untuk meningkatkan akurasi perencanaan, efektivitas pelaksanaan konstruksi, serta pengendalian mutu dan biaya proyek. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

3 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

4 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

5 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

6 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

7 hours ago

Ekonom Permata Bank Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More

7 hours ago