Categories: Teknologi

Weave Meluncurkan Layanan Konektivitas Terintegrasi

Jakarta – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melalui anak usahanya PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave) meresmikan layanan terbaru konektivitas terintegrasi
yaitu Weave Connect.

Seperti yang diketahui, perusahaan mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur jaringan serat optik sepanjang 2800 km untuk menjawab kebutuhan yang meningkat akan konektivitas dengan kecepatan tinggi.

Dengan kapasitas awal terpasang mencapai 5,6 Tbps dan potensi kapasitas maksimum mencapai 32 Tbps, pembangunan jaringan infrastruktur serat optik pada sepanjang jalur rel kereta api ini menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan bagi perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia ke depan.

Saat ini perusahaan telah menyelesaikan segmen pertama pembangunan jaringan infrastruktur serat optik yaitu Jakarta-
Bandung dan Jakarta-Bogor. Rencananya keseluruhan jaringan sepanjang pulau Jawa akan terselesaikan pada bulan Desember 2021.

“Momen ini merupakan momen bersejarah bagi Surge, Weave, dan juga Indonesia yang menandakan dimulainya era konektivitas berkecepatan tinggi dengan tingkat keamanan yang handal serta harga yang sangat terjangkau. Kami berterimakasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelesaian section pertama proyek ini baik PT KAI (Persero), PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave), Huawei Indonesia, Furukawa, Packetlight, konsorsium kontraktor, dan pihak-pihak terkait lainnya. Semoga layanan Weave Connect bisa menjadi solusi atas kebutuhan konektivitas handal bagi para pelaku bisnis dan masyarakat luas di
Indonesia dan memberi nilai tambah bagi perekonomian Indonesia” ujar CEO Surge,
Hermansjah Haryono.

Pengembangan jaringan serat optik sepanjang jalur rel kereta api ini memiliki risiko gangguan yang sangat minim karena dibangun di area steril.

Hal ini mendukung jaringan infrastruktur
yang lancar, berkapasitas bandwidth besar, serta kestabilan konektivitas dengan latency yang rendah. Selain itu, infrastruktur jaringan ini juga menggunakan perlindungan 6 (Enam) Ring dan teknologi teranyar yaitu sistem Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) dengan di dukung Tiga perangkat transport DWDM dalam semua Ring Network Weave sebagai support redundancy, dan Auto Switched Optical Network sebagai bagian dari proteksi jaringan yang handal.

Perusahaan juga meluncurkan aplikasi yang dapat menjadi solusi bagi para
pemilik usaha Internet Service Provider (ISP). Dengan aplikasi ini, seluruh customer dari ISP yang berpartner dengan Weave akan dapat tetap menikmati layanan konektivitas berkecepatan tinggi dari Merak hingga Banyuwangi secara terintegrasi.

Fitur yang dihadirkan ini tentu
menjadi potensi bagi seluruh ISP lokal untuk dapat berkolaborasi bersama Weave dalam memajukan ekosistem digital di Indonesia melalui penyediaan jaringan yang handal. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

6 mins ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

4 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

13 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

13 hours ago

UMP 2026 Tuai Pro Kontra, Kadin Tekankan Pentingnya Jaga Daya Saing Indonesia

Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More

14 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

14 hours ago