Waspadai Media Sosial Sebagai Sarana Penyebar Hoax Vaksin

Waspadai Media Sosial Sebagai Sarana Penyebar Hoax Vaksin

Waspadai Media Sosial Sebagai Sarana Penyebar Hoax Vaksin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Dokter spesialis anak dan konsultan penyakit pernapasan anak, Dr. dr. Bob Wahyudin SpA(K) mengimbau masyarakat untuk menyaring segala informasi yang bersumber dari media sosial. Menurutnya, media sosial bisa menjadi salah satu sumber penyebaran berita bohong atau hoax salahsatunya informasi mengenai vaksin.

“Kita dokter kesulitan mengenai banjir informasi yang salah mengenai vaksin. Banyak menganggap vaksin berbahaya karena terafiliasi oleh media sosial artinya berita itu diulang ulang di media sosial sehingga memengaruhi orang banyak,” kata Bob melalui diskusi virtual Satgas Covid-19 di Jakarta, Kamis 4 Febuari 2021.

Bob juga mengklarifikasi terkait adanya berita bohong mengenai anggapan bila orang yang menderita flu bila di tes covid otomatis akan positif sendirinya. Ia mengungkapkan, bila virus covid tidak mengidap di diri seseorang maka hasilnya akan tetap negatif.

“Menentang hoax yang sering didengar banyak yang bilang jangan pernah ikut tes covid kalau lagi flu, itu nanti positif. Itu engga benar dan kami bantah, kalau gak ada virusnya pasti negatif,” tukas Bob.

Bob mengatakan, melawan berita bohong ialah tugas bersama agar selalu bisa mengedukasi sesama. Terlebih masih banyak simpang siur terkait pandemi covid-19 dan vaksinasi covid. (*)

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]