Expertise

Waspada! Saham “Sampah” Makin Berserakan, Banyak “Perompak” di Lantai Bursa

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group

MAU untung, bisa jadi malah buntung. Pintar saja tidak cukup, tapi juga harus “pintar-pintar” dalam berinvestasi. Bahkan, di bursa saham ada istilah “uang setan” dimakan “demit”. Lalu, apakah sekarang makin banyak “setan” bergentayangan mencari makan di pasar modal lewat cara sah dengan melakukan praktik go public? Boleh jadi. Dan, korbannya adalah investor kecil, yang harusnya bisa menyambut Lebaran dengan gain malah harus tetap “puasa”, yang belum tahu kapan ”berbukanya” dengan keuntungan.

Praktik-praktik “perompakan” saham yang sebelumnya samar-samar kini mulai terlihat nyata. Praktik menjual saham, lalu sahamnya “tertidur” lama  hingga harganya gocap (Rp50) dengan likuiditas “cekak”. Juga, tidak punya laporan keuangan, omzetnya stagnan, bisnisnya tak jelas, pailit, dan masuk Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Modus ini bukanlah cara baru. Jauh sebelumnya, di awal 1990-an juga ada hal seperti itu. Tapi, kini (Maret 2024) makin banyak saja saham yang bak “sampah”. Berserakan di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Lengkap Seluruh Artikel dengan Berlangganan

Akses premium konten tanpa batas
Bebas Iklan
Harga Terbaik
Infobanknews Premium - 1 Tahun
Rp 150.000
  • Free 4 Bulan Infobanknews Premium
  • Durasi 1 Tahun
  • Rp 416 / hari
Infobanknews Premium - 6 Bulan
Rp 83.000
  • Free 2 Bulan Infobanknews Premium
  • Durasi 6 Bulan
  • Rp 461 / hari
Infobanknews Premium - 3 Bulan
Rp 42.000
  • Free 1 Bulan Infobanknews Premium
  • Durasi 3 Bulan
  • Rp 466 / hari
Infobanknews Premium - 1 Bulan
Rp 15.000
  • Durasi 1 Bulan
  • Rp 500 / hari

Galih Pratama

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

9 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

10 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

11 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

12 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

12 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

13 hours ago