Eko B Supriyanto, Editor in Chief Infobank.
Oleh Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank
BESAR pasak daripada tiang. Belanja dulu, bayar kemudian. Banyak gaya, banyak utang. Itulah gambaran “buram” anak-anak muda sekarang ini. Banyak anak muda sekarang ini mulai mengubur masa depannya dengan menggali utang lebih dalam, tanpa peduli dengan kemampuan membayar. Bisa jadi design produk yang dijual sudahh ”cacat” dan menyesatkan anak muda. Dan, lebih parah lagi, tidak ada satu pasangan calon Presiden 2024 yang berbicara tentang ”boom” waktu utang anak-anak muda ini.
Tidak semua anak muda. Tapi, ada generasi “asam sulfat” – generasi yang tidak memahami bahaya utang itu sungguh mematikan dirinya sendiri karena jebakan utang yang menumpuk untuk kebutuhan gaya hidupnya. Mereka tidak peduli bahaya laten akan masa depannya.
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More