Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group. (Foto: Dok. Infobank)
Oleh: Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group
NGERI. Generasi Z ternyata punya utang yang menumpuk. Generasi yang belum berusia 24 tahun ini, atawa mahasiswa atau lulusan SMA ternyata punya utang macet di pinjaman online (pinjol). Juga, masuk daftar SLIK-OJK yang berpotensi “mati perdata”. Di tengah Gen Z yang kesulitan dan terjebak utang, ada kabar terbaru dari Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan RI untuk berhati-hati tentang besarnya utang pemerintah. Tidak berhubungan langsung, tapi hanya ingin menyebutkan jangan sampai keduanya terjadi debt trap atawa jebakan utang.
Sri Mulyani Indrawati dalam pembahasan RAPBN dengan Komisi XI DPR RI mengungkapkan pengelolaan utang pada 2025 perlu hati-hati. Pasalnya, tren suku bunga tinggi dan nilai tukar akan memengaruhi belanja termasuk pembayaran bunga utang.
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More