Pemimpin Redaksi Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto. (Foto: Zulfikar)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank
DUNIA PERBANKAN DIKELILINGI OLEH RISIKO. Setiap waktu risiko terus bertambah. Salah-salah, para bankir bisa masuk bui. Kejahatan di bidang perbankan terus menemukan bentuknya yang baru. Bahkan, kejahatan siber (cyber crime) seperti penyakit diabetes yang menimbulkan keretakan pada organ-organ vital lainnya, seperti ginjal dan jantung. Juga, cyber fraud yang tak kalah maraknya. Cyber crime dan cyber fraud bergerak sejalan secara masif.
Sejalan dengan itu, kejahatan primitif perbankan masih tetap subur, seperti kasus debitur Ted Sioeng yang menjadi buronan Interpol. Ted Sioeng dilaporkan meninggalkan kredit macet Rp1,55 triliun. Selain Ted Sioeng, di beberapa bank lain mulai muncul debitur-debitur “sontoloyo” – debitur yang tidak kooperatif, malah melaporkan bank pemberi kredit kepada pihak penegak hukum. Sebelum Ted Sioeng, ada Bank Mandiri yang pernah dilaporkan oleh debiturnya.
Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More
Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More
Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More
Poin Penting Trump mengancam tarif 25% bagi negara yang berdagang dengan Iran, berlaku untuk seluruh… Read More
Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,89% ke level 9.028 dan mencetak rekor tertinggi sepanjang… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akan mengevaluasi pegawai DJP usai OTT KPK terkait dugaan suap pemeriksaan… Read More