Ilustrasi: Serangan siber. (Foto: istimewa)
Jakarta – Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengingatkan kepada karyawan korporat agar waspada terhadap ancaman malware Qbot yang kian meningkat. Malware satu ini menyebar melalui kampanye email spam berbahaya.
Peneliti Kaspersky mencatat, sejak 4 April 2023 ditemukan lebih dari 5.000 email kampanye spam berisi lampiran PDF telah diterima di berbagai negara, seperti Inggris, Jerman, Italia, dan Prancis.
Kemudian, Malware didistribusikan melalui korespondensi kerja asli dari calon korban, yang telah dicuri oleh penjahat dunia maya.
Mereka meneruskan email ke semua partisipan yang ada dan biasanya meminta mereka untuk membuka lampiran PDF berbahaya dalam berbagai situasi.
Misalnya, penyerang dapat meminta untuk membagikan seluruh dokumentasi terkait dengan lampiran atau mengkalkulasikan jumlah kontrak sesuai dengan perkiraan biaya yang terdapat dalam lampiran.
“Kami merekomendasikan perusahaan untuk tetap waspada karena malware Qbot sangat berbahaya, meskipun fungsi intinya tidak berubah selama dua tahun terakhir,” kata Analis Malware Kaspersky Darya Ivanova, dikutip, Rabu (26/4/2023).
Qbot sendiri merupakan Trojan perbankan terkenal yang berfungsi sebagai bagian dari jaringan botnet. Malware ini mampu mencuri data seperti kata sandi dan korespondensi kerja.
Trojan ini memungkinkan penyerang untuk mengontrol sistem yang terinfeksi dan menginstal ransomware, atau Trojan lain di perangkat lainnya dalam jaringan.
Hal inilah, kata Ivanova, yang dapat meningkatkan kemungkinan seorang karyawan akan menjadi korban taktik tersebut.
“Agar tetap aman, periksa dengan cermat berbagai tanda bahaya, seperti ejaan alamat email pengirim, lampiran mencurigakan, kesalahan tata bahasa, dan sebagainya,” jelasnya.
Selain itu juga, solusi keamanan siber khusus dapat membantu memastikan perlindungan keamanan email perusahaan.
Oleh sebab itu, untuk melindungi organisasi Anda dari ancaman tersebut, Pakar Kaspersky merekomendasikan sebagai berikut :
Editor: Galih Pratama
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More