Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menyepakati penunjukan mantan Kapolri Jendral Badrodin Haiti sebagai Komisaris Utama (Komut) perseroan yang baru untuk menggantikan Mohammad Hasan.
“Pemegang saham sudah merestui dengan menunjuk beliau, beliau langsung diangkat oleh ibu Menteri BUMN,” ucap Direktur Utama Waskita Karya M Choliq, ditemui usai RUPSLP perseroan di kantor pusat Waskita Karya, Jakarta, Jumat, 25 November 2016.
Selain itu keputusan rapat lainnya, bilang Choliq, ibu Desi Arryani sudah tidak menjabat Direksi di Waskita Karya, karena diberi amanat untuk menjadi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR). Dengan demikian Desi diberhentikan dengan hormat dari jabatan Direktur Operasi.
“Ibu Desi sudah diberhentikan dengan hormat dari jabatan Direktur Operasi. Tidak dilakukan penggantian atas Direktur Operasi kami tersebut,” terang Choliq.
Dengan adanya pergantian Komisaris, dan mundurnya salah satu kursi Direksi, maka susunan manajemen Waskita Karya yang baru sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Badrodin Haiti.
Komisaris Independen: Viktor S. Sirait.
Komisaris Independen: M. Aqil Irham.
Komisaris: Arif Baharudin.
Komisaris: R. Agus Sartono.
Komisaris: Danis Hidayat Sumadilaga.
Dewan Direksi:
Direktur Utama: M. Choliq.
Direktur: Agus Sugiono.
Direktur: Tunggal Rajagukguk.
Direktur: Adi Wibowo.
Direktur: Nyoman Wirya Adnyana. (*) Dwitya Putra
Poin Penting OJK mencabut izin usaha PT Varia Intra Finance (VIF) melalui SK Anggota Dewan… Read More
Poin Penting Amartha buka peluang IPO di Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari strategi pengembangan… Read More
Poin Penting OJK menilai bank KBMI I (modal inti hingga Rp6 triliun) masih berpeluang memperkuat… Read More
Poin Penting Amartha menyalurkan pembiayaan Rp13,2 triliun pada 2025, tumbuh lebih dari 20% secara tahunan,… Read More
Poin Penting BNI–Siemens Indonesia menjalin kerja sama pembiayaan Rp300 miliar untuk proyek dan modal kerja… Read More
Poin Penting Tensi geopolitik mendorong aliran dana ke USD, membuat rupiah tetap rentan meski sempat… Read More