Market Update

Waskita Karya (WSKT) Masih Catat Rugi Rp3,17 Triliun di Kuartal III 2025

Poin Penting

  • Waskita Karya masih mencatat rugi bersih Rp3,17 triliun di kuartal III 2025, naik 5,43 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Penurunan pendapatan sebesar 22,08 persen menjadi Rp5,28 triliun menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya kerugian perseroan.
  • Total aset tercatat Rp71,93 triliun dengan liabilitas Rp67,55 triliun, menunjukkan beban keuangan Waskita Karya masih cukup tinggi.

Jakarta – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melaporkan kinerja keuangan untuk periode kuartal III 2025. Dalam periode tersebut, perseroan masih membukukan rugi bersih sebesar Rp3,17 triliun.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), rugi bersih WSKT meningkat 5,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp3,00 triliun.

Peningkatan kerugian tersebut salah satunya disebabkan oleh penurunan pendapatan sebesar 22,08 persen menjadi Rp5,28 triliun pada kuartal III 2025, dari sebelumnya Rp6,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Waskita Karya Raih Kontrak Irigasi Rp318,54 Miliar di Sumsel

Kemudian dari sisi beban, pos beban umum dan administrasi tercatat paling besar porsinya senilai Rp1,00 triliun, disusul oleh beban pajak final sebanyak Rp95,37 miliar.

Selain itu, beban penjualan tercatat sebesar Rp86,60 miliar, sedangkan beban non-contributing plant mencapai Rp19,08 miliar. Beban lain-lain bersih juga mengalami lonjakan signifikan menjadi Rp638,82 miliar dari Rp133,32 miliar pada tahun sebelumnya.

Adapun total aset WSKT hingga kuartal III 2025 tercatat sebesar Rp71,93 triliun, yang terdiri atas ekuitas senilai Rp4,37 triliun dan total liabilitas tercatat mencapai Rp67,55 triliun.

Baca juga: Waskita Karya (WSKT) Genjot Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai, Progres Tembus 57 Persen

Secara rinci, liabilitas tersebut terbagi menjadi liabilitas jangka panjang senilai Rp47,96 triliun dan liabilitas jangka pendek sebesar Rp19,58 triliun.

Dalam liabilitas jangka panjang, WSKT masih memiliki utang bank jangka panjang kepada pihak berelasi senilai Rp20,54 triliun dan kepada pihak ketiga sebesar Rp12,65 triliun.

Sementara itu, utang bank jangka pendek hanya berasal dari pihak ketiga sebesar Rp671,12 miliar. Namun, terdapat pula utang bank yang jatuh tempo dalam satu tahun senilai Rp5,24 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

12 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

13 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

19 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

20 hours ago