Nasional

Waskita Karya Kebut 12 Proyek IKN, 7 Proyek Rampung di Semester I-2024

Jakarta – PT Waskita Karya telah menyelesaikan pekerjaan 2 diantara 12 proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tengah dibangun yaitu proyek Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4 dan Multi-Utility Tunnel-01 (MUT) atau terowongan multi utilitas yang berada dibawah tanah. 

SVP Corporate Secretary Perseroan, Ermy Puspa Yunita mengatakan, dengan selesainya pekerjaan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4 sepanjang 4,45 km ini telah lengkap dukungan konektivitas jalan untuk menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. 

“Waskita juga telah menyelesaikan pekerjaan proyek MUT 100%. Terowongan ini dibangun di bawah permukaan tanah dan jalanan kota di mana semua kabel listrik, pipa-pipa atau jaringan optik dikumpulkan. dengan begitu IKN bebas kabel dan jaringan yang bergelantungan maupun ditanamkan di tanah yang tidak tertata dengan baik,” katanya, dalam siaran tertulis, Senin, 6 Mei 2024. 

Baca juga : Bidik Kontrak Baru Rp17 Triliun di 2024, Begini Strategi Waskita Karya (WSKT)

Dengan mengusung konsep “Future Smart Forest City of Indonesia” pembangunan IKN sangat memperhatikan aspek lingkungan demi keberlanjutan ekosistem alam. 

Diperkirakan akan ada lebih dari 75% kawasan IKN yang merupakan ruang hijau, sedangkan 25% sisanya akan digunakan sebagai lahan pembangunan. 

Sebagai informasi, saat ini Waskita mengerjakan 12 proyek IKN dengan total nilai kontrak mencapai Rp13,6 triliun dan untuk porsi Waskita sendiri sebesar Rp7,5 triliun. Per 2 Mei 2024, progres 12 proyek IKN garapan Waskita mengalami percepatan dari Januari lalu. 

Rinciannya, Saluran Utilitas Terpadu (MUT) – 01 mencapai 100%, Jalan Logistik Lingkar Sepaku Segmen 4 mencapai 100%, Jalan Tol IKN Segmen 5A mencapai 84,45%, Sekretariat Presiden dan bangunan pendukung mencapai 80,99%, Jalan Feeder IKN mencapai 72,85%, Kementerian Koordinator 3 mencapai 64,14%, Kementerian Koordinator 4 mencapai 62,49%, Rumah Susun ASN 3 mencapai 33,40%, IPAL 123 mencapai 27,09%, Jalan Nasional IKN Seksi 6C-1 mencapai 16,40%, Jalan Akses Bandara VVIP IKN mencapai 11,77%, dan Jalan Tol Segmen 3B-2 mencapai 5,70%. 

Baca juga : BEI Pertimbangkan Pembukaan Suspensi Saham Waskita Karya (WSKT) Ini Syaratnya

Lebih lanjut, Waskita Karya berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia melalui pembangunan proyek IKN. 

“Waskita turut mendukung pemerintah dalam menarik lebih banyak investasi baik dari pemerintah itu sendiri dan juga swasta dengan melengkapi sarana dan prasarana di IKN,” jelasnya. 

Sektor infrastruktur masih berpotensi mengalami pertumbuhan seiring dengan kebutuhan infrastruktur yang masih tinggi di Indonesia dan untuk mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi nasional. 

“Perseroan berharap dengan pembangunan infrastruktur yang kami bangun itu bukan sekedar pembangunan fisik saja, namun juga berdampak terhadap ekonomi. Seperti contoh peran jalan tol sebagai konektivitas dapat terhubung ke kawasan pariwisata, kawasan industri dan semua kawasan yang secara ekonomi memiliki dampaknya. Selain itu juga dapat memicu berkembangnya kawasan- kawasan ekonomi baru dengan adanya pembangunan infrastruktur,” pungkasnya.  

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

7 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

7 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

12 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

12 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

16 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

18 hours ago