Jakarta–PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) resmi melantai (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas sebanyak-banyaknya 10,5 miliar saham, atau setara 40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh di harga Rp490 per saham.
Pada saat pembukaan perdagangan, saham perseroan langsung melesat 100 poin ke level Rp590 per saham, dengan harga tertinggi Rp610 per saham, dan terendah di level Rp490 per saham.
Sementara frekuensi perdagangan saham perseroan tercatat sebanyak 2.085 kali, dengan volume transaksi saham 1,95 juta lot senilai Rp114 miliar.
”Hari ini hari bersejarah Waskita Beton Precast melepas 10,5 miliar saham atau setara 40% kepada publik,” ujar Direktur Utama Waskita Beton Precast Jarot Subana di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa, 20 September 2016.
Dengan menggulirkan sebanyak 10,5 miliar saham di harga Rp490 per saham, maka perseroan akan meraup dana segar sebesar Rp5,1 triliun dari proses IPO. Penggunaan dana segar dari hasil IPO, WSBP akan gunakan untuk keperluan modal kerja dan pengembangan usaha perseroan.
Untuk merealisasikan langkah IPO, anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) ini telah menunjuk PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.
Perseroan berdiri sejak 7 Oktober 2014. Proyek-proyek besar yang dikerjakan perseroan, antara lain jalan tol Pejagan-Pemalang, jalan tol di atas laut Tanjung Benoa, Dermaga KBS, jalan tol Gempol-Pasuruan, jembatan Kapuk Naga Indah, dan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More
Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More