Categories: Snapshot

Wapress Jusuf Kalla Kunjungi Booth YDBA Di GIIAS 2015

Wapress Jusuf Kalla Kunjungi Booth YDBA Di GIIAS 2015

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, didampingi Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto, meninjau pohon industri mobil Astra Daihatsu Ayla di booth Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) pada acara pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015. YDBA turut mendukung pengembangan industri otomotif nasional terutama dalam produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi & Harga Terjangkau (KBH2) Astra Daihatsu Ayla, sehingga Ayla kini memiliki kandungan local content sebesar 87%.YDBA yang didirikan pada 2 Mei 1980 berfokus pada pembinaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam kiprahnya selama 35 tahun, hingga Juni 2015 YDBA telah memberikan pembinaan kepada 8.916 UMKM. (Apriyani Kurniasih).

Apriyani

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

14 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago