Jakarta – Wakil Presiden RI yang juga sekaligus Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ma’ruf Amin mengharapkan pesantren bisa menggerakkan perekonomian syariah. Melalui gerakan ekonomi syariah, pesantren akan mampu membantu tren pemulihan ekonomi yang tengah berjalan.
“Pesantren diharapkan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan bidang keuangan, seperti Bank Wakaf Mikro, BMT maupun ultra mikro lainnya,” jelas Wapres pada acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dan peluncuran logo MES yang digelar oleh MES dan Infobank, pada Jumat, 22 Oktober 2021.
Sebagai informasi, acara HSN dan peluncuran logo MES juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Menteri BUMN Erick Thohir, Wamen BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Ketua Komisi VI DPR yang juga Anggota Dewan Penggerak MES Faisol Riza, dan Chairman Infobank Media Group yang juga Anggota Dewan Penggerak MES Eko B Supriyanto.
Keterlibatan para santri dalam kegiatan bidang keuangan menurut Wapres akan mampu mendukung usaha pesantren di bidang ekonomi syariah. Beberapa diantaranya adalah sektor usaha yang saat ini dibutuhkan adalah di bidang perdagangan, perikanan, pariwisata, sayur-sayuran, dan buah-buahan.
Asal tahu saja, sektor ekonomi syariah terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Menurut laporan Islamic Finance Development Indicators (IFDI) 2020, Indonesia masuk lima besar negara dari 135 negara dengan ekonomi syariah terbesar.
Berdasarkan nilai asetnya, Perekonomian Syariah Indonesia mencapai US$3 miliar, di bawah Arab Saudi (US$17 miliar), Iran (US$14 miliar), Malaysia (US$10 miliar), dan Persatuan Emirat Arab (US$3 miliar). (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting OJK telah menyelesaikan penyidikan kasus dugaan transaksi semu saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More