Wapres Dorong Perbankan Tingkatkan Teknologi dan Kolaborasi
Jakarta — Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mendorong industri jasa keuangan khususnya perbankan untuk dapat meningkatkan digitalisasi perbankan miliknya guna lebih menjangkau dan melayani masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya pada acara pertemuan tahunan industri jasa keuangan OJK. Menurutnya sebuah bank harus dapat mengikuti perkembangan digitalisasi.
“Sangat penting adalah teknologi, suatu bank tanpa mengikuti teknologi yang baik dapat sangat ketinggalan dan kalau ketinggalan tak ada jalan lain memperabaiki,” kata Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat 11 Januari 2019.
Menurutnya, di era digital saat ini perbankan tidak hanya dituntut untuk dapat mengembangkan teknologinya namun diminta untuk dapat saling berkolaborasi antar industri jasa keuangan lain.
Baca juga: JK Tekankan Pentingnya Tingkat Pengawasan Perbankan
Sebab menurutnya, industri jasa keuangan harus dapat saling berkolaborasi mengisi satu sama lain guna lebih melaksanakan efisiensi tanpa harus mengurangi layanan kepada nasabah. Tak hanya itu, kolaborasi yang tercipta antar industri jasa keuangan juga diharap dapat turut andil dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
“Kala semua bank buat teknologi sendiri-sendiri mahal, oleh karena itu bank harus berkolaborasi bersama. Kita harapkan kerjasama itu dapat terwujud dalam mencapai sistem ekonomi yang maju,” tukas Jusuf Kalla.(*)
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More