Wapres Ma'ruf Amin/istimewa
Jakarta – UMKM merupakan salah satu sektor penting di Indonesia dengan jumlah pelaku mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 61,07% atau Rp8.573,89 triliun. Menyadari potensi ini, Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin mengungkapkan beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan UMKM dari program pemerintah dan regulator untuk meningkatkan produktivitas.
Wakil Kepala Negara menjelaskan salah satu komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) pada 2020 lalu. Pada kampanye ini, penggunaan komponen dalam negeri adalah bagian penting dan tidak terpisahkan. Artinya, upaya mengangkat produk dalam negeri menyasar industri mulai dari hulu hingga hilir.
Selain itu, anggaran belanja barang dan jasa pemerintah kini 40% nya wajib dialokasikan ke produk UMKM. Hal ini tertuang pada Perpres No.12 tahun 2021 yang mengatur pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Saya harap UMKM dapat memanfaatkan peluang ini untuk lebih adaptif, kreatif, dan inovatif untuk menciptakan produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhan pasar. Perluasan akses pasar dan akselerasi inovasi di berbagai bidang teknologi dan digital harus terus diperkuat karena keduanya adalah tuas bagi UMKM agar naik kelas dan tidak terkena penyakit stunting,” jelas Ma’ruf Amin pada sambutannya dalam membuka kegiatan Karya Kreatif Indonesia 2022 pada Jumat, 27 Mei 2022.
Lebih jauh, ia juga mengingatkan agar UMKM jeli memanfaatkan hadirnya berbagai platform digital. Hal ini termasuk media sosial untuk mendukung perkembangan usaha dan mempermudah akses pembiayaan, distribusi, dan pemasaran produk.
Pada akhirnya, Ma’ruf berharap agar kegiatan Karya Kreatif Indonesia 2022 bisa terus diselaraskan dengan Gernas BBI dan Bangga Berwisata di Indonesia. Berbagai program ini tentunya akan menjadi dukungan dan potensi yang bisa dimanfaatkan UMKM untuk terus berkembang hingga mampu menyasar pasar internasional.
“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” ucap Ma’ruf Amin. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More