Wanaartha Life; Tingkatkan jumlah tenaga pemasaran. 9Foto: Istimewa).
WanaArtha Life berupaya melakukan lompatan (quantum leap) di sisi produk dan peningkatan layanan. Ria Martati.
Jakarta– PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (WanaArtha Life) bulan ini meluncurkan dua produk baru yaitu Artha Sehat Pro yang merupakan produk asuransi kesehatan untuk pasar retail dan Wana Save Plus yang merupakan produk endowment.
Corporate Marketing and Communication Departement Head WanaArtha Life, Lusida Sari mengungkapkan peluncuran kedua produk tersebut dilakukan dalam bentuk roadshow di beberapa kota antara lain Jakarta , Surabaya , Makassar , Medan , Semarang , Yogyakarta , dan Malang .
“Produk Artha Sehat Pro memberi manfaat asuransi kesehatan untuk rawat inap dan rawat jalan dengan banyak manfaat seperti produk yang dibuat satu polis untuk seluruh keluarga,” kata dia.
Selain itu manfaat lainnya adalah manfaat opini medis kedua mengenai penyakit kritis, layanan bantuan darurat. Selain itu, produk tersebut juga menggunakan teknologi kartu yang tidak hanya berfungsi untuk berobat di Rumah Sakit tapi juga bisa dijadikan kartu diskon di beberapa merchant serta nonton gratis di bioskop.
Selian dua produk baru, Wanaartha Life juga fokus dalam menambah tenaga pemasaran, pertengahan tahun ini jumlah tenaga pemasar mencapai 1500 orang dari target 2000 orang tahun ini.
Poin Penting PGE memastikan operasional pembangkit panas bumi tetap optimal selama periode mudik Idul Fitri… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menghadirkan layanan darurat t rex (derek/gendong) untuk membantu pemudik di berbagai… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM tayangan https://www.omfif.org/2026/03… Read More
Poin Penting Sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan mudik Lebaran, dengan mobil pribadi mendominasi hingga 76,24… Read More
Poin Penting Transaksi ZISWAF BSI selama Ramadan 2026 mencapai Rp30 miliar, naik hampir dua kali… Read More
Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More