Moneter dan Fiskal

Wamenkeu: Reformasi Jadi Kunci Lanjutkan Perekonomian Tanah Air

Jakarta – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil memanfaatkan momentum pandemi Covid-19 untuk melanjutkan langkah reformasi struktural dalam perekonomian di Tanah Air.

Pandemi telah memberikan banyak pelajaran untuk mengelola perekonomian ke depannya. Pemerintah telah memberikan respons cepat serta bersinergi dengan otoritas fiskal, moneter, legislatif, dan masyarakat dalam orkestrasi kebijakan penanganan atau penanggulangan dari dampak pandemi Covid-19.

“Kita merespons dengan satu pembelajaran yang luar biasa, yaitu perlunya sinergi semua pihak. Kita bekerja sama bukan fiskal dan moneter saja, tapi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan segalam macam, sentralnya APBN sebagai shock absorber yang meredam seluruh gejolak tersebut,” ujar Suahasil dalam acara Indonesia Economic Outlook 2023: Overcoming Economic Challenge Through Sustainability, Selasa, 20 Desember 2022.

Suahasil menjelaskan, langkah reformasi tidak boleh berhenti walaupun dalam situasi krisis. Reformasi tersebut, di antaranya melalui penerbitan UU 11/2020 tentang Cipta Kerja, UU 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, serta UU 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Terbaru, pemerintah dan DPR juga telah setuju mengenai Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

“Kita konstruksikan 3 tahun ini structure reform Indonesia 3 tahun, Undang-Undang Cipta Kerja yang menyentuh banyak sekali sektor riil, pajak, hubungan keuangan pusat/daerah, dan sektor keuangan. Rangkaian itu bukan kebetulan, kalau mau lihat Indonesia apa yang akan terjadi dengan Indonesia 5 tahun 10 tahun ke depan, lihat rangkaian structure reform yang kita taruh sebagai landasan kita bekerja,” jelasnya. (*)

Irawati

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

5 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

6 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

9 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

10 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

10 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

11 hours ago