Nasional

Wamenkeu: Tax Amnesty, Rekonsiliasi Nasional

Jakarta – Masalah kesenjangan menjadi salah satu masalah utama di Indonesia. Masalah kesenjangan ini hingga kini masih belum juga terselesaikan, baik kesenjangan ekonomi yang dilihat dari Gini Ratio, maupun kesenjangan pembangunan yang masih bersifat Jawa-sentris. Oleh karena itu, Presiden selalu menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur.

Demikian diungkapkan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, pada acara Pelantikan Pengurus Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Kompartemen Akuntan Pajak, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, Anggaran Pendapatan dan  Belanja Negara (APBN) saat ini masih belum dapat mengatasi masalah tersebut seluruhnya. Pertumbuhan pengeluaran saat ini lebih besar daripada pertumbuhan penerimaan, yang menyebabkan Pemerintah harus mencari cara lain untuk menutupi kekurangannya.

Meskipun utang dapat menutupi, lanjutnya, tetapi tidak sesuai dengan Nawa Cita kemandirian bidang ekonomi. Oleh karena itu, Pemerintah berharap agar para wajib pajak Warga Negara Indonesia yang memiliki dana di luar negeri dapat berperan serta dalam pembangunan dan kesejahteraan rakyat Indonesia melalui repatriasi dana yang sebelumnya ditempatkan di negara tax haven.

“Jadi, filosofi tax amnesty menurut saya adalah lebih kepada isu ekonomi daripada isu perpajakan, bagaimana membangun negara ini. Sebetulnya, hal ini adalah rekonsiliasi nasional bagi mereka yang mempunyai banyak uang, bukan hanya masalah tax amnesty,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap IAI Kompartemen Pajak dapat membantu menyukseskan program tax amnesty nantinya.

“Pajak selalu menopang APBN dan akuntan pajak melalui Ikatan Akuntan Kompartemen Pajak adalah salah satu yang betul-betul nanti bisa membantu,” katanya.(*)

Apriyani

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

9 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

9 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

9 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

9 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

13 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

16 hours ago