Keuangan

Wamenkeu Anggito Masuk Bursa Calon Ketua DK LPS, Purbaya Bilang Begini

Jakarta – Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu dikabarkan masuk bursa calon Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung jika memang anak buahnya di Kementerian Keuangan tersebut menjadi Ketua Dewan Komisioner LPS.

“Ya sudah pindah ke sana, jadi Ketua LPS. Dukung (jadi Ketua LPS),” ujar Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin, 22 September 2025.

Baca juga: APBN Defisit Rp321,6 Triliun, Purbaya Minta Percepatan Belanja Pemerintah

Meski begitu, Purbaya juga menyatakan, dalam jangka pendek belum terdapat pembicaraan terkait pengganti Anggito untuk fokus terhadap penerimaan negara di Kemenkeu.

“Dalam waktu pendek belum ada pembicaraan seperti itu. Mungkin enggak (pengganti Wamenkeu Anggito). Saya rangkap dulu sementara,” ungkapnya.

Seleksi Ketua DK LPS 2025-2030

Sebelumnya, Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menetapkan tiga nama calon ketua dan tiga nama calon anggota Dewan Komisioner (DK LPS) 2025-2030 yang lulus Seleksi Kelayakan dan Kepatutan Periode Kedua.

Nama-nama tersebut di antaranya, Dwityapoetra Soeyasa Besar, Direktur Eksekutif Surveilans; Pemeriksaan dan Statistik Lembaga Penjamin Simpanan; Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji, Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan; dan Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua DK LPS 2020-2025.

Namun, setelah Purbaya dilantik menjadi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto, kursi Ketua DK LPS menjadi kosong. Saat ini, Didik Madiyono ditunjuk sebagai Plt Ketua DK LPS efektif sejak 9 September 2025. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

7 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

9 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

9 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

10 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

10 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

10 hours ago