Jakarta – Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo meminta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menggenjot penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada sektor agrikultur atau pertanian. Sebab, kata dia, sektor agrikultur tidak terlalu berdampak terhadap pandemi covid-19.
“Demand kredit KUR dan ekonomi di prural dan agrikultur ini memang paling tidak terdampak signifikan (terhadap pandemi) sehingga kita bisa secara lebih ekspansif mendorong pertumbuhan (KUR),” kata Kartika pada webinar Economic Recovery, Rabu 27 Januari 2021.
Menurutnya, Himbara sangat aktif dalam mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional, salahsatunya melalui penyaluran KUR, restrukturisasi kredit, serta penyaluran kredit secara ekspansif dari penempatan dana pemerintah.
“Ini semua fase survival yang tahun lalu khususnya di segmen UMKM kita bisa bantu pengusaha mulai menata lagi cashflownya dan kita lihat Oktober-Desember demand KUR dan pencairannya mulai meningkat. Jadi memang segmen UMKM yang paling resilience,” ucap Kartika.
Sebagai informasi saja, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sepanjang 2020 telah mencapai Rp188,11 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dari target Pemerintah sebesar Rp186,6 triliun.
Sementara itu untuk tahun 2021 Himbara telah mengajukan plafon KUR sebesar Rp253 triliun. Kartika mengatakan, pihaknya terus meningkatkan penetrasi KUR agar menjangkau UMKM serta masyarakat Indonesia. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pesawat ATR 42-500 ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam… Read More
Poin Penting Sistem rujukan JKN bukan hambatan, melainkan mekanisme untuk memastikan peserta mendapat layanan medis… Read More
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More