Ekonomi dan Bisnis

Wamen BUMN Akui Ada Indikasi Fraud di Indofarma, Segera Lapor ke Kejagung

Jakarta – Wakil Menteri (Wamen) BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan kabar terbaru soal PT Indofarma Tbk. (INAF) yang tengah terlilit sejumlah masalah keuangan dan sudah terindikasi fraud. Pihaknya pun sudah berdiskusi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melaporkan fraud kepada Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Memang sudah ada pembicaraan. Memang ada fraud. Kita sudah diskusi dan sudah mendukung BPK untuk melaporkan ke Kejaksaan. Jadi, kita sudah lapor juga,” kata Tiko sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo kepada wartawan di Hotel Mulia Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024.

Baca juga: Sederet Alasan Penting Lembaga Keuangan Butuh Teknologi Fraud Prevention

Tiko juga menyebutkan bahwa kasus yang sudah menjadi tindak pidana ini harus ditindak secara hukum.

“Memang harus ada tindakan hukum. Unfortunate, tapi sama seperti yang dulu-dulu, seperti (kasus) Jiwasraya, Garuda kita mendukung penegakan hukum,” ungkap Tiko.

Adapun, untuk penyelesaian pembayaran gaji karyawan yang tidak dibayarkan oleh INAF, pihaknya mengaku bahwa Kementerian BUMN sedang melakukan proses restrukturisasi dengan holding Biofarma.

Baca juga: LPS Makin Tegas Tindak Pelaku Fraud Perbankan, Ini Buktinya!

“Kita sedang restrukturisasi dengan Biofarma sebagai holding. Harapannya dengan dukungan Biofarma kita bisa menyelesaikan sebelum PKPU nanti untuk semua kewajiban ke karyawan,” kata Tiko.

Sebelumnya, BPK menemukan penyimpangan yang berindikasi tindak pidana di Indofarma dan anak perusahaan. Indikasi kerugian negara pada Indofarma dan anak perusahaan diperkirakan sebesar Rp371,8 miliar. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Bank BJB Perpanjang Kerja Sama dengan TNI, Fokus Perluasan Kredit Personel

Poin Penting Bank BJB memperpanjang kerja sama dengan TNI untuk memperluas layanan keuangan bagi personel.… Read More

1 hour ago

Meski Ada Perang, Airlangga Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,4 Persen

Poin Penting Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,4% pada 2026,… Read More

2 hours ago

KPK dan Polda Metro Jaya Sita USD17.400, Penipu Modus Pengurusan Kasus Dibekuk

Poin Penting Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku… Read More

2 hours ago

BI: Keyakinan Konsumen terhadap Ekonomi Turun ke Level 122,9 di Maret 2026

Poin Penting Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Maret 2026 berada di level optimis 122,9, meski turun… Read More

2 hours ago

KB Bank Lirik Potensi Penerapan Universal Banking

Poin Penting KB Bank mengintegrasikan layanan keuangan (perbankan, investasi, asuransi) untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang… Read More

3 hours ago

BBM Subsidi Sering Diselewengkan, DPR Usul Pelaku Dihukum Tipikor

Poin Penting Pengawasan distribusi BBM bersubsidi perlu dioptimalkan agar tepat sasaran dan adil bagi masyarakat… Read More

3 hours ago