News Update

Wakil Ketua Komisi XI: Jangan Bikin Gaduh Perbankan

Jakarta — Rumors negatif maupun hoax sangat merugikan semua pihak sedang berjibaku melawan dampak pandemi Covid-19. Apalagi jika rumors tersebut menghampiri perbankan yang merupakan lembaga kepercayaan dan harus dijaga reputasinya. 

Fathan Subchi, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI menegaskan, agar masyarakat tidak menciptakan rumors tentang bank bermasalah dengan tujuan agar sektor keuangan akan goyah. “Bank jangan dibuat gaduh, karena akan merusak reputasi bank dan sekaligus industri perbankan yang seharusnya dijaga dengan baik, agar ekonomi kita bisa selamat melewati pandemi ini,” ujarnya kepada infobanknews.com di Jakarta, Rabu (15/7/20).

Fathan mengimbau agar bank-bank melakukan kompetisi secara sehat dan OJK harus memberikan peringatan jika ada bank yang berusaha mencari manfaat dari rumors yang sengaja diciptakan tentang adanya bank bermasalah. Legislator ini juga mendukung para investor maupun pemilik bank yang berusaha menambah modal untuk memperkuat daya tahan banknya. 

“Permodalan itu penting bagi perbankan. Saya memberi apresiasi ada beberapa pemilik bank yang menginjeksi modal, seperti kabar bahwa pemilik Bank Mayapada menambah modal banknya dan mereka punya keinginan nantinya bisa naik kelas dari BUKU 3 kelompok BUKU 4,” jelasnya.

Selain itu, Fathan menambahkan, Perbanas dan Himbara juga perlu mengingatkan anggotanya untuk menjaga kesehatan banknya dan berusaha menciptakan kembali suasana yang kondisif. Bank sebesar apa pun kalau terkena rumor negatif pasti makin sulit dan pada akhirnya industrinya yang akan rusak dan kalau itu sampai terjadi akan membutuhkan waktu lama untuk memulihkannya. 

“Asosiasi perbankan seperti Perbanas dan Himbara jangan diam saja, seperti membiarkan persaingan tidak sehat terus terjadi. Asosiasi harus mendorong anggotanya untuk menciptakan persaingan yang sehat untuk kepentingan industri, jangan ada pihak yang mengambil keuntungan dari situasi ini dengan bersaing tidak sehat,” tegasnya. (*) 

Paulus Yoga

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

4 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

4 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

4 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

5 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

5 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

8 hours ago