Wahana Inti Selaras Terbitkan Obligasi, Incar Dana Rp2 Triliun

Jakarta – PT Wahana Inti Selaras (WISEL), emiten yang bergerak di bidang distribusi, pemasaran, penjualan truk dan alat berat, serta suku cadang pada hari ini (11/6) melakukan Penawaran Umum Obligasi (PUB) III Wahana Inti Selaras Tahun 2024.

Dalam PUB III tersebut, WISEL akan menargetkan sebanyak-banyak dana yang akan diperoleh Rp2 triliun. Obligasi ini ditawarkan dalam tiga seri, yakni yaitu Seri A, Seri B, dan Seri C.

Secara rinci, Seri A dengan jangka waktu 370 hari kalender dan rentang kupon sebesar 7,25-7,95 persen. Kemudian, Seri B dengan jangka waktu tiga tahun dan rentang kupon 8,00-8,75 persen dan terakhir Seri C dengan jangka waktu lima tahun dan rentang kupon 8,25-9,00 persen.

Baca juga: Penerbitan Obligasi Korporasi Perbankan Dinilai Masih Menarik, Ini Alasannya

Di mana, indikasi jadwal PUB III WISEL akan dilaksanakan dalam rentang waktu sebagai berikut:

  • Masa Penawaran Awal: 11-21 Juni 2024
  • Target Pernyataan Efektif: 27 Juni 2024
  • Masa Penawaran Umum: 1-2 Juli 2024
  • Penjatahan: 3 Juli 2024
  • Pembayaran dari Investor ke JLU: 4 Juli 2024
  • Distribusi: 5 Juli 2024
  • Pencatatan IDX: 8 Juli 2024.

Presiden Direktur WISEL, Bambang Prijono, mengatakan bahwa, perolehan dana sebanyak Rp2 triliun tersebut akan digunakan sebagai modal kerja bagi enam anak perusahaan WISEL sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

Baca juga: Pemerintah Resmi Terbitkan SBR013 Tenor 2 dan 4 Tahun, Cek Imbal Hasilnya!

“Otomatis modal kerja yang dibutuhkan untuk permodalan membeli barang yang akan dijual untuk impor stok alat berat dan stok sparepart dan juga untuk pembukaan cabang baru pengembangan lokasi outlet baru dan sebagiannya nanti masuk ke dalam program kami,” ucap Bambang dalam Konferensi Pers di Jakarta, 11 Juni 2024.

Adapun, WISEL sebelumnya juga telah melakukan dua Penawaran Umum Obligasi yang telah berhasil mengumpulkan dana hingga Rp4,4 triliun. (*) 

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

29 mins ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

2 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

2 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

3 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

3 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

4 hours ago