Ekonomi dan Bisnis

Wahana Inti Selaras Optimistis Pendapatan Naik 10 Persen di 2024

Jakarta – PT Wahana Inti Selaras (WISEL) telah menyusun target pertumbuhan pendapatan atau revenue pada 2024. Perseroan menargetkan pendapatan tahun ini naik hingga 10 persen dari tahun sebelumnya.

Presiden Direktur WISEL, Bambang Prijono, mengatakan pihaknya optimis peningkatan pendapatan tahun ini dapat tercapai. Mengingat, laporan keuangan di kuartal I-2024 telah menunjukkan kenaikan revenue hingga 6 persen.

“Jadi dari tahun lalu yang sudah tumbuh 36 persen sampai dengan kuartal I-2024 ini, kita masih naik 6 persen tapi target kita budget kita sampai dengan akhir tahun adalah naik 10 persen dari tahun 2023,” ucap Bambang dalam Konferensi Pers dikutip, 12 Juni 2024.

Baca juga: Wahana Inti Selaras Terbitkan Obligasi, Incar Dana Rp2 Triliun

Bambang menambahkan, angka pertumbuhan tersebut masih sangat besar jika dibandingkan dengan pasar yang mengalami penurunan di tengah situasi yang lebih menantang pada tahun ini.

Untuk kinerja keuangan tahun 2023 WISEL telah mencatatkan kinerja yang positif. Hal ini dibuktikan dengan total pendapatan perusahaan yang mencapai Rp11,48 triliun atau meningkat 36 persen dibandingkan tahun 2022, yaitu Rp8,46 triliun.

Baca juga: Maksimalkan Potensi Pendapatan, WIR Group Akan Fokus pada Segmen Bermargin Tebal

Sedangkan, dari sisi laba bersih pada 2023 tercatat sebesar Rp983,237 miliar atau naik 32 persen dibandingkan tahun 2022 senilai Rp744,708 miliar. 

Sementara dari sisi total aset WISEL juga mengalami peningkatan sebesar 31 persen dari Rp7,82 triliun pada 2022 menjadi Rp10,27 triliun pada 2023. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

16 mins ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

6 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

6 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

6 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

17 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

17 hours ago