Pinjam; Platform FinTech. (Foto: Paulus Yoga)
Jakarta–Kebutuhan permodalan bagi para pengusaha tidak bisa dimungkiri menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan bisnis.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM menunjukkan bahwa lebih dari 99% perusahaan di Indonesia merupakan segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Banyak pelaku UMKM yang mengalami kesulitan mengatur arus kas dalam menjalankan usahanya. Oleh karena itu, saya berpikir untuk mengembangkan Pinjam Indonesia sebagai platform online untuk solusi dana cepat yang mudah dijangkau dan diakses oleh semua kalangan,” ucap Founder Pinjam.co.id Teguh Ariwibowo di Jakarta, Selasa, 15 Desember 2015.
Melalui pinjam.co.id, pemilik UMKM bisa mengakses dana segar sampai dengan Rp100 juta dengan jangka waktu maksimal selama 12 minggu. Tingkat bunga ditetapkan sebesar 0,7% per minggunya. Adapun, barang-barang yang bisa diagunkan berupa barang elektronik seperti laptop, HP, kamera. Bisa juga BPKB kendaraan bermotor dan logam mulia.
“Proses pergi ke website pilih kategori barang jaminan, karena kami secure loan. Lalu kami ada develop valuation engine di situ untuk menaksir dari nilai aset. Financing to value (pinjaman yang diberikan) maksimal 85% dari nilai aset,” papar Teguh.
Pinjam.co.id sendiri bisa menjadi alternatif bagi para pengusaha yang hendak mencari pinjaman dengan proses yang lebih cepat ketimbang melalui lembaga jasa keuangan formal seperti perbankan. Pinjam.co.id sendiri merupakan salah satu startup financial technology (FinTech) yang hadir untuk membuat sistem keuangan di luar lembaga jasa keuangan formal menjadi lebih efisien berdasarkan perkembangan teknologi.
“Saya pilih karena prosesnya mudah dan tidak bertele-tele. Selain itu, ide platform online membantu saya untuk mendapatkan dana cepat tanpa perlu meninggalkan meja kantor,” sambung debitor pinjam.co.id, Rafael Rio. (*) Paulus Yoga
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More