Ilustrasi: Gedung BRI. Foto: Istimewa.
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang salah satu agenda terpenting adalah pergantian direksi. Sunarso digantikan Hery Gunardi sebagai Direktur Utama BBRI.
Tidak hanya Sunarso yang diganti, tapi direksi dan komisaris dirombak total. Jajaran direksi hanya menyisakan tiga orang, yaitu Agus Noorsanto, Ahmad Solichin Lutfiyanto, dan Viviana Dyah Ayu Retno K.
Menurut catatan Infobank dari latar belakang kariernya, ternyata dari 13 direksi, ada enam “pemain” atau bankir yang pernah berkarier dari Bank Mandiri (BMRI), empat dari BBRI dan 1 dari Bank BNI (BBNI), 1 dari Bank BTN (BBTN) dan 1 dari HSBC.
Baca juga: Hery Gunardi Jadi Dirut BRI, Direksi dan Komisaris BRI Dirombak Habis, Ini Daftarnya
Di jajaran komisaris, masih menyisakan Kartiko Wiryoatmodjo (BMRI) yang juga dari “Mandirian” julukan top bankir dari Mandiri yang juga Wakil Menteri BUMN. Sedangkan posisi wakil komisaris utama dan merangkap komisaris independen dijabat oleh Parman Nataatmadja, mantan dirut PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Bank Tanah.
Pada 2024, BBRI meraih aset Rp1.992,98 triliun atau tumbuh tipis 1,42 persen. Sedangkan BMRI asetnya Rp2.427 triliun atau tumbuh 11,6 persen dari tahun sebelumnya. Sementara dari sisi perolehan laba (konsolidasi) BBRI mencapai Rp60,64 triliun, disusul BMRI Rp55,78 triliun. (*)
Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More
Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More
Poin Penting Defisit APBN 2026 dipastikan tetap dijaga di bawah 3 persen meski harga minyak… Read More
Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More
Poin Penting Ahli OJK menilai prosedur kredit Bank Jateng ke Sritex telah sesuai prinsip kehati-hatian… Read More