News Update

Waduh, Kata Polisi: Sindikat Pembobol Dapat Data Ilham Bintang dari SLIK OJK

Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membocorkan, pengembangan kasus pembobolan rekening wartawan senior yang juga pendiri Cek dan Ricek, Ilham Bintang.

Dari pengembangan kasus tersebut terkuak, awal mula pembobolan rekening ini ternyata berasal dari pembobolan data Ilham Bintang lewat Sistem Laporan Informasi Kuangan (SLIK) di OJK.

“Dia (Desar) koordinator kelompok pembobol memiliki data Sistem Laporan Informasi Keuangan (SLIK) milik Ilham Bintang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu, 5 Febuari 2020.

Yusri mengatakan Desar mendapatkan SLIK milik Ilham Bintang dari pelaku lain bernama Hendri Budi Kusumo. Hendri merupakan seorang karyawan IT di BPR. Dia memiliki akses data SLIK OJK lalu memberikannya ke Desar.

Seperti diketahui, para pelaku pembobol yang berhasil ditangkap polisi yakni Desar alias Erwin, Teti Rosmiawati, Wasno, Arman Yunarto, Hendri Budi Kusumo, Rifan Adam Pratama, dan Heni Nur Rahmawati.

“Memang aksesnya dia dengan mencari H ini. Karena lewat H ini untuk dapat SLIK OJK. Itu adalah data pribadi lengkap seseorang yang memiliki rekening atau limit rekening yang ada, secara random. Dia bisa tahu semua. Tapi dia gunakan kewenangan ini untuk berbuat jahat termasuk di dalamnya saudara D,” ucap Yusri.

Dari sinilah pembobolan rekening Ilham Bintang bisa dilakukan. Desar meminta kepada para pelaku lain untuk melancarkan aksinya, hingga akhirnya bisa menguasai nomor rekening bank Ilham Bintang.

Hendri sendiri dikabarkan juga sering memperjualbelikan SLIK OJK para nasabahnya di media sosial facebook. Polisi mempertanyakan pengawasan tempatnya bekerja dan OJK yang dinilai lemah dalam kasus ini.

Kini delapan pelaku sudah ditahan di Polda Metro dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, Pasal 363 dan 263. Kita kenakan juga UU nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

HRTA Rilis Aplikasi HRTA Gold untuk Transaksi Emas dan Perhiasan, Ini Keunggulannya

Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More

26 mins ago

Fungsi Intermediasi Solid, BNI Raup Laba Rp20 Triliun di 2025

Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More

53 mins ago

Demutualisasi Bursa dan Krisis Akuntabilitas Hukum

Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More

3 hours ago

Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini

Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More

4 hours ago

IHSG Kembali Dibuka Melemah 0,56 Persen ke Level 7.878

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,56 persen ke level 7.878,22 pada awal perdagangan (3/2), dengan… Read More

4 hours ago

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini Kompak Turun, Saatnya Borong?

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada Selasa (3/2/2026), baik produk Galeri24, UBS,… Read More

4 hours ago