Moneter dan Fiskal

Waduh! Guru Agama jadi Gubernur Bank Sentral Afganistan versi Taliban

Jakarta – Taliban menunjuk Haji Mohammad Idris sebagai Gubernur Bank Sentral Afganistan, Da Afganistan Bank (DAB). Meskipun demikian, Gul Maqsood Sabit, Mantan Wakil Menteri Keuangan Afganistan mengaku belum pernah mendengar tentang Idris.

“Orang ini adalah seseorang yang bertugas di Komisi Ekonomi Taliban. Dia adalah seorang guru di (sekolah agama) di Pakistan, dan dari sanalah dia berasal, jadi hanya itu yang kami ketahui tentang orang ini, dan sekarang dia mengelola bank sentral. Dia mungkin tidak memiliki pengalaman sama sekali,” terangnya seperti yang dikutip di NBC News, Jumat, 27 Agustus 2021.

Para ahli ekonomi memperingatkan bahwa tindakan sembrono ini berpotensi membuat perekonomian Afganistan semakin rapuh. Komunitas internasional didesak untuk segera melakukan intervensi agar tidak terjadi dampak perekonomian yang makin parah.

Sebelumnya, aset-aset DAB yang mayoritas tersimpan di Federal Reserve telah dibekukan oleh Amerika Serikat. Tujuannya agar Taliban tidak bisa menggunakannya untuk pendanaan pemerintahannya.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) sudah menarik dukungan finansial dari Afganistan. Kedua institusi keuangan dunia ini khawatir akan rapuhnya pemerintah serta stabilitas politik negara Afganistan. (*)

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

16 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 hours ago