Jakarta – Bank Mandiri terus berupaya meningkatkan transaksi digital para nasabahnya. Hingga akhir 2021, total sales volume QRIS melalui Livin’ by Mandiri telah mencapai Rp9,2 triliun, dengan jumlah transaksi sebanyak 3,9 juta.
SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengungkapkan, jumlah tersebut mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ia berharap pembayaran menggunakan QRIS dapat semakin digemari dan menjadi pilihan utama bertransaksi nasabah ke depan.
“Seiring dengan keinginan Bank Mandiri menjadi mitra finansial utama pilihan nasabah, kami akan terus menambah jumlah akseptasi pembayaran menggunakan Livin’ by Mandiri untuk memperluas ekosistem pembayaran cashless bagi masyarakat, khususnya menggunakan QRIS,” ujar Thomas di Jakarta, Senin, 31 Januari 2022.
Untuk mendorong penggunaan QRIS, Bank Mandiri juga rutin menjalin kerja sama dengan berbagai mitra. Baru-baru ini, bank pelat merah tersebut menggandeng dua restoran cepat saji KFC dan Taco Bell yang bernaung di bawah PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST). Bank Mandiri memberikan berbagai promosi dan diskon jika nasabah bertransaksi menggunakan QRIS.
“Bank Mandiri berkomitmen untuk terus hadir dan berkembang bersama mitranya. Untuk itu, ke depannya Bank Mandiri akan terus melakukan inovasi di bidang transaksi digital seiring dengan meningkatnya kebutuhan solusi baru di era teknologi informasi saat ini,” jelas Thomas. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More