Market Update

Volume Perdagangan Emas Fisik Digital di ICDX Tembus Rp115,6 Triliun pada 2025

Poin Penting

  • Perdagangan emas fisik digital di ICDX melonjak pada 2025, dengan volume 58,65 juta gram dan nilai transaksi mencapai Rp115,6 triliun.
  • Kenaikan dipicu kepraktisan dan digitalisasi, termasuk minat generasi muda (Gen Z) yang mulai berinvestasi emas secara digital.
  • ICDX menargetkan pertumbuhan transaksi sekitar 30 persen pada 2026, dengan jaminan keamanan melalui pengawasan Bappebti, lembaga kliring, dan depository.

Jakarta – Minat masyarakat berinvestasi emas fisik secara digital melalui bursa berjangka terus meningkat. Hal ini tecermin dari lonjakan volume perdagangan pasar fisik emas digital di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI).

Sepanjang 2025, ICDX membukukan volume perdagangan pasar fisik emas secara digital sebesar 58.654.322 gram, atau melonjak 25,20 persen secara tahunan (yoy). Nilai transaksinya tembus Rp115,6 triliun, atau meroket 101,04 persen ketimbang tahun sebelumnya sebesar Rp57,50 triliun.

Baca juga: Marak Ancaman Siber, ICDX dan ICH Pastikan Penguatan Keamanan Informasi

Pengamat Ekonomi dan Investasi sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi & Komunikasi Bisnis Universitas Islam Nusantara Bandung, Yoyok Prasetyo, menilai tren positif ini menjadi alternatif untuk memperkaya portofolio investasi masyarakat.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya peran pemangku kepentingan dalam melakukan sosialisasi dan edukasi, terutama terkait keamanan transaksi.

“Hal ini menjadi penting, karena masyarakat melihat aspek keamanan transaksi sebagai hal yang penting dalam mereka melakukan investasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu, 21 Januari 2026.

Praktis dan Didukung Digitalisasi

Sementara itu, Direktur ICDX, Nursalam, mengungkapkan sejumlah faktor yang mendorong meningkatnya minat masyarakat membeli emas fisik secara digital melalui bursa berjangka.

Pertama, faktor kepraktisan, di mana masyarakat tidak perlu datang langsung ke gerai penjualan emas dan cukup bertransaksi melalui aplikasi di ponsel pintar.

Kedua, dampak positif digitalisasi yang menjangkau seluruh sektor, termasuk investasi emas.

Ketiga, meningkatnya minat generasi muda atau Gen Z yang telah memiliki penghasilan untuk berinvestasi emas secara digital sesuai kemampuan masing-masing.

“Melihat tren positif ini, harapan kami pada 2026 ini volume transaksi bisa tumbuh sekitar 30 persen,” tegas Nursalam.

Baca juga: Harga Emas Galeri24, UBS, dan Antam Hari Ini Makin Meroket, Cek Rinciannya

Jaminan Keamanan Transaksi

Nursalam menambahkan, ICDX sebagai penyelenggara bursa berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kepada seluruh pemangku kepentingan. ICDX optimistis perdagangan emas fisik secara digital dapat menjadi solusi investasi emas yang praktis bagi masyarakat.

“Mekanisme ini juga kami pastikan aman, di mana dalam perdagangan ini diawasi oleh pemerintah dalam hal ini Bappebti, Lembaga Kliring yang berperan menjadi Lembaga penjaminan dan penyelesaian transaksi serta lembaga depository yang berperan menyimpan emas fisik yang diperdagangkan secara digital,” pungkasnya. (*) Ari Astriawan

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Biar Tak Cuma “Numpang Lewat”, Ini 5 Strategi Bijak Kelola THR

Poin Penting Rencanakan THR sejak awal. Alokasikan dana untuk kewajiban (zakat, sedekah), utang/cicilan, kebutuhan Lebaran,… Read More

11 mins ago

KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT, Ajudan Ikut Diamankan

Poin Penting KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama dua orang kepercayaan yang juga ajudannya… Read More

21 mins ago

Tekanan Global dan Volatilitas Rupiah, BWS Perkuat Strategi Bisnis di 2026

Poin Penting Ketegangan geopolitik AS-Iran dan kebijakan proteksionisme AS memicu tekanan pada aset berisiko dan… Read More

24 mins ago

Impor 1.000 Ton Beras AS, Zulhas Tegaskan Hanya untuk Segmen Khusus

Poin Penting Pemerintah memastikan impor beras AS hanya 1.000 ton per tahun dan berjenis khusus,… Read More

38 mins ago

BHR Ojol 2026 Rp220 Miliar, Cair Mulai H-14 Lebaran

Poin Penting Pemerintah siapkan BHR ojol 2026 sebesar Rp220 miliar untuk sekitar 850 ribu mitra… Read More

56 mins ago

BEI Jatuhkan 294 Sanksi ke 142 Perusahaan Sepanjang Januari 2026

Poin Penting Pada Januari, BEI menjatuhkan 294 sanksi kepada 142 perusahaan tercatat, mayoritas terkait keterlambatan… Read More

2 hours ago